MENGENAL PANDAN LIRIS/BAGIWAS: JUKUNG KHAS URANG BANJAR
Jukung ini ditemukan di dasar sungai Desa Sapala, Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Daerah ini merupakan rawa yang sangat luas. Dilihat dari lokasi penemuannya, jukung ini merupakan alat transportasi danau pada masa lalu.
Jukung Pandan Liris atau Jukung Bagiwas adalah jenis jukung tradisional khas Suku Banjar di Kalimantan Selatan. Jukung ini tidak memiliki lunas dari balokan kayu di bagian dasarnya, melainkan dinding perahu disatukan membentuk huruf V.
Jukung tipe ini pernah dipakai oleh para pejuang Perang Banjar seperti Tumenggung Abdul Jalil dalam pergerakan melawan penjajah Belanda di wilayah Banua Lima (1859-1881 M). Selain itu, Jukung Bagiwas juga pernah digunakan untuk menjemput Syaikh H. Sa'duddin Al Banjari atau Datu Taniran dari Martapura ke Taniran pada tahun 1812 M.
Untuk statusnya saat ini, Jukung Bagiwas termasuk jenis perahu tradisional Banjar yang sudah punah akibat pergeseran penggunaan sarana transportasi air bermesin serta akses jalan darat.
