01
merdeka belajar
KURIKULUM
OPERASIONAL
SATUAN PENDIDIKAN
PKBM MEKAR KRIDA
Berpusat pada peserta didik
03
02
Kontekstual
Esensial
04
Akuntabel
TP. 2024-2025
NISP: P2965339
BELAJAR
PKBM
USAT KEGIATAN
MASYARAKAT
MEKAR KRIDA
05
Melibatkan berbagai pemangku
kepentingan
0877766919290 pkbmmekarkrida Pkbm Mekar Krida mekarkrida TV
TIM PENGEMBANG KURIKULUM
PKBM MEKAR KRIDA
Website: www.mekarkrida.sch.id
pkbmmekarkrida@gmail.com
Dusun V Desa Ujungsemi Kec. Kaliwedi Kab.
Cirebon 45165/HP. 08978432100
cs Dipindai dengan CamScanner
01
merdeka belajar
KURIKULUM
OPERASIONAL
SATUAN PENDIDIKAN
PKBM MEKAR KRIDA
Berpusat pada peserta didik
03
02
Kontekstual
Esensial
04
07
Akuntabel
TP. 2024-2025
NISP: P2965339
BELAJAR
PKBM
USAT KEGIA
MASYARAKAT
MEKAR KRIDA
05
Melibatkan berbagai
pemangku
kepentingan
OPS Map Camer
90877766915290 kbmmekarkrida (Pibm Mekar Krida mekaririda TV
TIM PENGEMBANG KURIKULUM
PKBM MEKAR KRIDA
Website: www.mekarkrida.sch.id
pkbmmekarkrida@gmail.com
Dusun V Desa Ujungsemi Kec. Kaliwedi Kab.
Cirebon 45165/HP.
08978432100
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
Kurikulum Operasional PKBM MEKAR KRIDA
Penanggung Jawab:
IZZU ELWAFIR, S.Hum
Pengarah:
Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Bidang PNF
Tim Penyusun KOSP:
FITROTUN NIHAYAH, S.Pd
(Tutor PKBM MEKAR KRIDA)
DEDI AHMADI, S.Ag
(Tutor PKBM MEKAR KRIDA)
Dodo Agung Wijaya, S.Pd
(Tutor PKBM MEKAR KRIDA)
TABI'IN, S.PI
(Tutor PKBM MEKAR KRIDA)
TUTI AULAWIYAH, S.Th.I (YAYASAN MEKAR KRIDA)
ROPIQI ALMUKTI, M.Pd.Sc. (Masyarakat Pendidikan)
Korwil Kaliwedi:
Yusuf, S.Pd., M.Pd
Penilik:
BUDI SUMIYONO, S.Pd
Penata Letak
Ade Firmansya, S.Pd
TP 2024 2025
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
Lembar Pengesahan
TP 2024 2025
Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yangdisusun oleh Tim Pengembang Kurikulum PKBM Mekar Krida yang beranggotakan unsur Tutor, Lembaga Pengelola, Forum Perwakilan Masyarakat, konselor, serta stakeholder lainnya. Kurikulum ini disusun untuk diterapkan dalam pelayanan pendidikan di PKBM Mekar Krida Kecamatan Kaliwedi, Kab. Cirebon, dan disahkan penggunaannya untuk Tahun Pelajaran 2024-2025.
Mengetahui
Kaliwedi, 12 Juli 2024
Penilik PNF Kec. Kaliwedi
PUSAT KEGIATAN
BELAJAR
Mengesahkan
Ketua PKBM Mekar Krida
MASYARAKAT
H. Budi Sumiyono, S.Pd NIP. 19771031
200901 1 001
Peninjau,
*
PKBM MEKAR KRIDA KEC. KALIWED
TABUPATEN CIREE
Kasi Sub Kor. Kurikulum PNF Disdik
Kab. Cirebon
*
عز الدائر
IZZU ELWAFIR, S.Hum
Drs. Dudung Ansori NIP 19680130 1998021 001
Menyetujui,
A.n. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Cirebon
Kepala Bidang PNF
HERDILAH, S.AP
NIP. 19720428 199403 2002
!!!
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan Kepada Allah SWT, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) PKBM MEKAR KRIDA TP. 2024-2025 dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Terimakasih kepada Tim Pengembang dan Narasumber yang telah memberikan masukan dan informasi demi tersusunnya laporan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan melalui pengolahan data secara maksimal.
Dokumen ini disusun atas dasar hasil analisis konteks terhadap kondisi, situasi, potensi dan permasalahan yang dihadapi oleh satuan pendidikan dalam menjalankan layanan pendidikan dasar dan menengah, serta dengan mempertimbangkan kebijakan danregulasi pemerintah dalam
penyelenggaraan pendidikan
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan adalah dasar dalam pelaksanaan kegiatan di PKBM MEKAR KRIDA baik sebagai dasar menetapkan kebijakan, mengembangkan program pembelajaran
dan peningkatan mutu baik sarana parasarana, finansial dan sumberdaya manusia yang ada di PKBM MEKAR KRIDA.
Semoga Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan ini semakin memberikan
kontribusi
terbaik dalam
pengembangan
PKBM MEKAR
KRIDA. Harapannya dari Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan ini dapat memberikan contoh dasar bagai Lembaga lain untuk menyusun Kurikulum Operasional Satuan
Pendidikan
dan bermanfaat
bagi semua
pihak.
Terimaksih.
Kaliwedi, 10 Juli 2024
Ketua PKBM Mekar Krida
لاا
PUSAT KEGIATAN B
4
LAJAR MAS
MASYARAKA
CIREBON ZZU ELWAFIR, S.Hum
PKBM MEKARRID
KEC. KALWADL
KABUPATEN
iv
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
DAFTAR ISI
Table of Contents
Lembar Pengesahan ..........
KATA PENGANTAR......
DAFTAR ISI.........
A.
1.
PENDAHULAN......................
Rasionalitas Penyusunan KOSP..........
2. Tujuan Penyusunan KOSP.
3. Acuan Penyusunan KOSP..................
B. KARAKTERISTIK SATUAN
PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA.
1. Kondisi riil Peserta Didik pada PKBM Mekar Krida..........
6
7
8
8
....9
9
2. Kondisi riil Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada PKBM Mekar Krida...................
11 3.
Kondisi riil
Ekonomi, Sosial, budaya di Lingkungan PKBM Mekar Krida..
C. VISI, MISI dan Tujuan PKBM MEKAR KRIDA...
1. VISI PKBM Mekar Krida ........
2. MISI PKBM Mekar Krida
3. TUJUAN PKBM Mekar Krida.....
D. PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN.
E.
.....
12
...........14
14
.... 14
15
..... 15
1. Struktur Kurikulum Kelompok Mata Pelajaran Umum (Intrakurikuler)................. 17
2. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
3. Ekstrakurikuler...................
PERENCANAAN PEMBELAJARAN.
1. Ruang Lingkup Satuan Pendidikan
2. Ruang Lingkup Kelas...................
F. EVALUASI, PENDAMPINGAN, DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL.
a) Evaluasi.......
b) Pendampingan dan Pengembangan Profesional.
19
19
22
22
23
...... 344
344
.... 345
.......... 355
.......355
........355
....366
G. PENUTUP...................
1. KESIMPULAN.....
2. SARAN-SARAN.
LAMPIRAN-LAMPIRAN..
KALENDER PENDIDIKAN TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
PKBM MEKAR KRIDA...... 377
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
A. PENDAHULAN
1. Rasonalitas Penyusunan KOSP
Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang
memerlukan layanan pendidikan
yang berfungsi sebagai
pengganti,
penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Fungsi lainnya yaitu mengembangkan
potensi
peserta didik dengan
penekanan pada penguasaan pengetahuan
dan keterampilan fungsional
serta pengembangan
sikap dan
kepribadian profesional.
Pendidikan nonformal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak usia dini, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja. Pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket B dan Paket C, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik seperti: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, majelis taklim, sanggar, dan lain sebagainya, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan
kemampuan peserta didik.
PKBM Mekar Krida sebagai salah satu penyelenggara Pendidikan non formal
dalam rangka rangka
mencapai
fungsi dan
tujuan dimaksud harus memiliki Kurikulum Operasional sebagaimana pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran. Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida disusun sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran. Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) ini dikembangkan dengan mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) yang sudah disusun secara Nasional kemudian diimplementasikan dalam kegiatan
pembelajaran berdasar Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang sudah disusun. Penyusunan Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida ini mengakomodir kebutuhan para Pelajar mengembangkan kemampuanketrampilan abad
21 yang
meliputi integrasi PPK, literasi, 6 C (Creative, Critical thinking,
communicative,
Collaborative, Computational Thinking dan Compassion, dan HOTS (Higher Order Thinking Skill).
Prinsip
penyusunan Pengembangan kurikulum
operasional
di Satuan
Pendidikan PKBM
Mekar Krida adalah:
Berpusat pada Pelajar, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman potensi,
kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta kepentingan Pelajar.
b. Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik
satuan
pendidikan.
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang dibutuhkan dan
digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang digunakan lugas, ringkas, dan mudah
dipahami.
d. Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual.
e. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
f. Pemerataan dan peningkatan mutu.
Pengembangan kurikulum Satuan Pendidikan ini melibatkan komite Satuan Pendidikan
dan berbagai pemangku kepentingan, antara lain orang tua, organisasi, berbagai sentra,
serta industri dan dunia kerja, di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan
Kabupaten Cirebon bidang Pendidikan Non Formal (PNF). Untuk memberikan layanan
kebutuhan dan tuntutan masa depan Pelajar agar menjadi insan yang memiliki kemampuan
daya saing di era generasi 4.0, dengan tetap menjunjung
tinggi nilai luhur
bangsa yang
tersirat dalam sila-sila Pancasila serta mengembangkan cinta budaya daerah dan bangsa,
maka PKBM Mekar Krida. menyusun Kurikulum Operasional sesuai
dengan
karakteristik
Pelajar dan budaya lokal daerah setempat.
Pelajar PKBM Mekar Krida diharapkan mempunyai life skill yang berguna dan mampu
mengaplikasikannya dalam masyarakat dan dunia Pendidikan. Sehingga harapan dari
Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mencetak generasi yang mampu beradaptasi dengan
perkembangan jaman akan terwujud. Salah satu upaya untuk mencapai
harapan tersebut
dilakukan melalui kreasi budaya literasi pada Pelajar. Sehingga Pelajar mampu menghasilnya
salah satu karya yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan
lilalamin yang mampu bernalar kritis dan berkebhinekaan global. Capaian pembelajaran
yang
diharapkan adalah terciptanya profil Pelajar yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME dan
berakhakmulia, yang mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan berkebhinekaan
global.
Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida disusun dengan mengacu pada peraturan
perundangan terkait pendidikan yang berlaku baik itu dari pusat ataupun dari daerah.
Sedangkan secara pedagogis, Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida mengacu pada
kemampuan guru sebagai tenaga professional dalam
pembelajaran
dan penilaian.
2. Tujuan Penyusunan KOSP
Tabulasi dari refleksi pada semua unsur pendidik di satuan pendidikan PKBM Mekar Krida
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
> Proses berpikir dalam pengembangan satuan pendidikan PKBM Mekar
Krida.
> Pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran pada PKBM Mekar Krida
secara terstruktur dan berjenjang.
> Peserta didik atau Pelajar di lingkungan PKBM Mekar krida mendapatkan pelayanan belajar sesuai dengan tingkat perkembangan dan potensinya sehingga mereka belajar dengan nyaman.
> Panduan proses evaluasi dan Ketuntasan Pembelajaran Peserta didik atau Pelajar di Lingkungan PKBM Mekar Krida sesuai jenjang pendidikannya
3. Acuan Penyusunan KOSP
1. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
2. UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang menuntut pelaksanaan otonomi
daerah dan wawasan demokrasi dalam pelaksanaan pendidikan;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah
Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan;
4. Permendikbudrstek No. 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan;
5. Permendikbudrstek No. 7 Tahun 2022 tentang Standar Isi;
6. Permendikbudrstek No. 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses;
7. Permendikbudrstek No. 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian;
8. Permendikbudrstek No. 18 Tahun 2023 tentang Standar Pembiayaan
9. Permendikbudrstek No. 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana Prasarana
10. Permendikbudrstek No. 47 Tahun 2023 tentang Standar Pengelolaan
11. Kepmendikbudrstek No. 262 Tahun 2024 tentang Pedoman Penerapan kurikulum dalam
Rangka Pemulihan Pembelajaran;
12. Keputusan Kepala BSKAP nomor 33/H/KR/2024 tentang Capaian Pembelajaran pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Nenengah Pada Kurikulum
Merdeka:
13. Surat Kepala Pendidikan Kab. Cirebon No. 400.3/2039/Disdik tertanggal 24 Juni 2024
tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan TP. 2024-2025;
B. KARAKTERISTIK SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
8
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
Karakteristik satuan pendidikan PKBM Mekar Krida dijabarkan dalam tiga
variabel yaitu: Karakteristik Peserta didik, Karakteristik Pendidik dan Satuan
Pendidikan, serta ekonomi, sosial dan budaya lingkungan masyarakat dimana PKBM
Mekar Krida berada. Penjabaran Karakteristik Satuan Pendidikan PKBM Mekar Krida
ini merupakan pembacaan dan telaah atas hasil analisis konteks Satuan Pendidikan
yang telah dilaksanakan pada kurun waktu bulan Mei sd. Juli 2024, yang dilakukan
oleh Tim Pengembang Kurikulum PKBM Mekar Krida bersama Pelajar, Perwakilan
Tokoh Masyarakat serta stakeholder yang berkaitan.
Adapun Karakteristik Satuan Pendidikan PKBM Mekar Krida adalah sebagai
Berikut:
1. Kondisi riil Peserta Didik pada PKBM Mekar Krida
Kondisi riil peseta didik / Pelajar PKBM Mekar Krida pada awal Tahun Pelajaran 2024-2025
berjumlah 220 orang, dengan perincian jumlah laki-laki sebanyak 131 orang dan Perempuan
sebanyak 89 orang. Adapun kondisi riil dijabarkan dalam beberapa kategori berikut ini:
a) Berdasarkan Jenjang Usia wajib sekolah
Peserta Didik Berdasarkan
Usia wajib sekolah
24%
76%
Usia >24
Usia <24
Jumlah WB yang masuk dalam kategori Usia
sekolah sejumlah 176 orang, dan Usia tidak wajib
sekolah berjumlah 54 orang. Dari data ini kita dapat melihat bahwa sebagian besar Pelajar pada satuan pendidikan
mekar krida adalah
Peserta didik yang putus sekolah, disamping itu
kita juga dapat melihat bahwa animo Masyarakat
untuk terus berproses "belajar sepanjang hayat'
masih sangat besar.
b) Berdasarkan Rombel/jenjang tingkatan belajar
Jumlah Peserta Didik
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
No
Kelas/Rombel
Fase
L
P
1
KELAS 5
B
0
1
2
KELAS 6
с
2
0
3
KELAS 7
D
8
6
4
KELAS 8
D
17
10
5
KELAS 9
D
16
11
6
KELAS 10
E
14
9
7
KELAS 11
E
45
42
8
KELAS 12
F
30
10
Jumlah
131
89
TP 2024-2025
Mengingat masih banyaknya antusiasme dari warga masyarakat disekitar Lingkungan
PKBM Mekar krida, maka masih sangat dimungkinkan adanya penambahan jumlah
Pelajar, ataupun mutasi peserta didik di akhir semester Gasal atau diawal semester
genap TP. 2024-2025.
c) Berdasarkan Latar Belakang sosial ekonomi
Diusulkan Layak PIP
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
Kartu Perlindungan Sosial (KPS)
Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
Kartu Perlindungan Sosial (KPS) Diusulkan Layak PIP
Dari data ini kita dapat menyimpulkan bahwa
sebagian besar peserta
didik pada
lingkungan
PKBM adalah warga masyarakat dari keluarga
golongan tidak mampu, yang mana alasan
memilih ikut program pendidikan kesetaraan
adalah karena ketidak mampuan
ekonomi untuk mengikuti pendidikan di satuan pendidikan Formal/sekolah. Disamping
itu juga ada beberapa faktor mereka memilih program pendidikan non formal/ kesetaraan disebabkan kenakalan remaja, pernikahan dini, tuntutan dunia kerja, dan juga berbarengan dengan pendidikan pesantren salaf/tahasshus.
10
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
d) Berdasarkan Tempat tinggal
Rincian PD berdasarkan Tempat Tinggal
31%
15%
Dalam Kecamatan
54%
Luar Kecamatan
Pesantren
Jumlah Pelajar di satuan Pendidikan
PKBM Mekar Krida yang berasal dari
lingkungan satu kecamatan dimana
PKBM berada (kecamatan Kaliwedi)
berjumlah 102 orang. Sedangkan
jumlah Pelajar dari luar kecamatan
berjumlah 59 orang, pemilihan PKBM
Mekar krida bagi warga diluar
kecamatan karena akses transportasi yang mudah dan kedekatan secara personal saja,
sedangkan Pelajar yang
bertempat di
beberapa pesantren
disekitar PKBM berjumlah
24
orang, yang mana mereka merupakan santri yang menempuh pendidikan salaf, atau pendidikan Tahassus lainnya yang menyebabkan mereka berhalangan untuk ikut
pendidikan di lembaga pendidikan formal.
2. Kondisi riil Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada PKBM Mekar
Krida
a) Tenaga Personalia yang bertugas di PKBM Mekar Krida berjumlah 21 orang dengan Perincian 1 orang Ketua PKBM, 18 orang tutor, 1 orang tenaga dministrasi (Operator), dan Satu orang tenaga Kebersihan.
b) Beberapa tutor juga merangkap sebagai tenaga Admistrasi seperti Sekretaris, Bendahara dan Operator Dapodik. Walau hal ini belum ideal namun jumlah ini cukup memadai sesuai kebutuhan;
c) Kualifikasi akademik tutor memenuhi syarat minimal S1 berjumlah 20 orang, 1 orang tenaga Administrasi sedang menempuh pendidikan S1, dan satu orang tenaga Kebersihan merupakan lulusan SMA;
d) Linearitas kualifikasi tutor baru mencapai 10%; Sisanya merupakan pendidik yang disesuaikan yang mengampu Pelajaran yang serumpun dengan liniearitas studi pada jenjang kesarjanaanya;
e) Dari segi pengalaman mengajar, tutor memiliki pengalaman di satuanpendidikan
formal dan nonformal;
f) Tutor tinggal tidak jauh dari lokasi satuan pendidikan;
11
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
3. Kondisi riil Ekonomi, Sosial, budaya di Lingkungan PKBM Mekar
Krida
a) PKBM Mekar Krida menempati sebuah Gedung dengan status sewa pada PKBM
Mekar Krida.
b) Kondisi nyaman untuk proses KBM karena tergabung dalam komplek Pendidikan di
Desa Ujungsemi Kec. Kaliwedi Kab. Cirebon.
c)
Kecamatan kaliwedi merupakan
KAURED OF GEEK
EXPETAKIN
FAKERAGAN
SAMENGGALA
10
15
SUDURAN
COPO
Kurang Berkembang (<0.135)
Berkembang (0.135-0.215)
Sangat Berkembang (>0.215)
MAN
PANGERAN
ASTAJAPA
LOSAR
GBANG
SUTTAMAN SA CDONG
KARNIGHADING
Gambar 2. Peta Tingkat Perkembangan Wilayah Kabupaten Cirebon (2015)
sal satu dari 40 kecamatan yang berapa
di kabupaten cirebon, dengan tingkat
perkembangan ekonomi dalam kategori
kurang berkembang (data 2015).
Secara geografis Kecamatan Kaliwedi
terletak di bagian utara Kabupaten Cirebon
yaitu antara 108022'29"-108024'39" Bujur
Barat, dan antara 6033'15-6036'14" Lintang Selatan, dengan batas-batas wilayahnya:
» Sebelah Selatan, berbatasan dengan Kecamatan Arjawinangun
» Sebelah Barat, berbatasan dengan Kecamatan Susukan
» Sebelah Utara, berbatasan dengan Kabupaten Indramayu
>> Sebelah Timur, berbatasan dengan Kecamatan Gegesik
d) Jumlah penduduk Kecamatan
Kaliwedi pada tahun 2021
berdasarkan hasil Estimasi
penduduk adalah 43,086 jiwa terdiri dari 21,639 jiwa laki-laki dan 21,447 jiwa Laki-
Laki. Dari data tersebut terlihat bahwa jumlah penduduk perempuan masih lebih
tinggi dibandingkan jumlah penduduk Perempuan dengan perbandingan sex ratio 100,89% persen. Rata-rata kepadatan penduduk Kecamatan Kaliwedi pada Tahun
2021 adalah 1.895 Jiwa/Km2. kepadatan penduduk tertinggi
berada
di Desa
Prajawinangun Kulon dengan kepadatan3.187
Jiwa/Km2 dan kepadatan terendah
berada di Desa Gowa Lor dengan kepadatan 1.284 Jiwa/Km2.
12
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
Tabel
Table
3.2
Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Kecamatan Kaliwedi, 2021
Population by Age Groups and Sex in Kaliwedi Subdistrict, 2021
Jenis Kelamin/Sex
Kelompok Umur
Age Groups
Laki-Laki Male
Perempuan
Jumlah
Female
Total
(1)
12
(3)
(4)
04
1807
1622
3429
5-9
2030
1952
3982
10-14
1591
1571
3162
15-19
1283
1303
2591
20-24
1770
1791
3561
25-29
1934
1810
3744
30-34
1744
3685
35-39
2133
4225
40-44
1839
3543
45-49
1531
1633
3164
50-54
1173
1229
2402
55-59
910
913
1823
60-64
715
688
1403
65-69
497
535
1032
70-74
324
324
648
75+
332
360
692
Kecamatan Kaliwedi
21369
21447
TP 2074 2025
Catatan/Note
Sumber/Source Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cirebon/ Population and Civil Registration Department of Cirebon
Regency
e) Kecamatan Kaliwedi Merupakan daerah agraris/ pertanian uang sangat
potensial, namun
ada
juga yang memulai pengebangan usaha dalam bidang peternakan dan wiraswasta lainnya.
Tabel
Table
5.3.3
Produksi Tanaman Padi Sawah (Gabah Kering Panen/GKP) dan Palawija di Kecamatan Kaliwadi (ton), 2020 dan 2021 Production of Paddy (GKP) and Palawija Plants in Kaliwedi Subdistrict, 2021
Jenis Tanama
End of Plants
Padi Sawah/Paddy Race
Jagung/Maise
Ubi Kayu/Cassava
Kedelai/Say
Kacang Hijau/Green beans
Kacang Tanah/Peanuts
Ubi jalar/Sweet potate
Count
2020
2021
35660
35650
•
59
140
ps://cubankab.go.i
43
77
Sumber Source Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon/Agriculture Department of Corbon Regency
f) Mulai berkembangnya masyarakat
yang bermata pencaharian melalui Digital
Marketing, melalui beberapa platform online shop
g) Masih rendahnya tingkat partisipasi dan sadar pendidikan masyarakat
Kecamatan
kaliwedi, hal ini dikarenakan beberapa faktor
sepertiketerbatasan ekonomi,
rendahnya
mental belanjar sepanjang hayat dan berfikir instan.
Tabel Table
14
Jumlah Murid Menurut Tingkat Pendidikan di Kecamatan Kaliwedi, 2020/2021 dan 2021/2022
Number of Pupils by Educational Level in Kellwed Subdistrict, 2020/2021 and 2021/2023
363
174
3533
Makan Budayb
114
97
Pertama (SMP
1132
1191
210
214
·
132
เม
3533
507
581
1423
207
221
200
241
147
140
346
610
13
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
h) Secara umum kehidupan religuitas Masyarakat Keckaliwedi masih terhaga dengan baik, dan
banyaknya pesantren pesantren yang tersebar di wilayah kecamatan Kaliwedi.
AGAMA DAN SOSIAL LAINNYA
RELIGION AND OTHER SOCIAL AFFAIRS
4.4
Tabel
4.4.1
Table
Jumlah Tempat Peribadatan Menurut Desa/Kelurahan di Kecamatan Kaliwedl, 2021
Number of Worship Places by Villages/Kelurahan in Kaliwedi Subdistrict, 2021
Desa/Kelurahan Masjid Village/Kelurahan Mosque
Mushola Pray Room
Gereja Gereja Protestan Katholik Pura Protestant
Catholic
Temple
Church Church
Vihara
(1)
(2)
(1)
(4
(3)
(6)
(
001 Kalideres
1
13
0
0
0
0
002 Prajawinangun Wetan
11
0
0
0
0
003 Prajawinangun Kulon
20
0
0
004 Kaliwedi Kidul
18
0
0
0
005 Kaliwedi Lor
0
23
0
0
0
006 Ujungsemi
2
41
0
0
0
007 Wargabinangun
1
29
o
o
с
008 Guwa Kidu!
1
34
0
0
0
0
009 Guwa Lor
2
35
0
с
0
Kecamatan Kalimedi
324
Catatan/Note
Sumber Source BPS. Pendataan Potensi Desa (Podes) 2021/BPS-Statistics Indonesia, Village Potential Data Collecting 2021
C. VISI, MISI dan Tujuan PKBM MEKAR KRIDA
Visi, Misi dan Tujuan PKBM Mekar krida ini merupakan hasil olah data dan refleksi Tim Pengembang Kurikukum atas Laporan Hasil Analisi konteks yang sudah dilakukan. Berikut adalah penjabarannya :
1. VISI PKBM Mekar Krida
"TERWUJUDNYA INSAN MULIA, SETARA DAN BERDAYA GUNA"
2. MISI PKBM Mekar Krida
1. PENGEMBANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG
BERKARAKTER RELIUS;
2. PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KESETARAAN YANG
PROFESIONAL DAN BERBASIS KOMPETENSI KECERDASAN PERSONAL PESERTA DIDIK;
3. PENGEMBANGAN KEGIATAN
PELATIHAN (SOFT SKILL)
PEMBELAJARAN DAN
YANG BERORIENTASI
KEMANFAATAN PADA KEHIDUPAN PRIBADI, SOSIAL,
DUNIA USAHA, DAN WIRASWASTA;
14
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PRBM
MEXAR KRIDA
3. TUJUAN PKBM Mekar Krida
IP 1071 1075
1. Mewujudkan sistem Pembelajaran pada
program Kesetaraan Paket A, Paket
B, dan Paket C yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman;
2. Mewujudkan sistem pendidikan Kesetaraan yang berorientasi pada
pengembangan kompetensi
sesuai karakter
dominan warga
belajar,
3. Terwujudnya warga belajar yang mempunyai kemampuan pemahaman ilmu
dan pengetahuan sesuai standar jenjang pendidikan dan pembelajarannya; 4. Terwujudnya karakter Warga Belajar yang mempunyai sikap kemandirian hidup, pantang menyerah, dan berdaya guna dalam kehidupan sosial
kemasyarakatan;
5. Terwujudnya warga belajar yang memiliki modal keahlian (skill) baik yang
dibutuhkan oleh dunia keria atau wiraswasta di linakunaan masyarakat.
D. PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
Pada Tahun Pelajaran 2024-2024, PKBM Mekar Krida menerapkan satu kurikulum secara
penuh, Kurikulum Merdeka dengan pilihan implementasi kurikulum
merdeka model
"Merdeka Berubah" yang diterapkan pada jenjang Paket A, Paket B, dan Paket C di semua jenjang dan fase nya. Implementasi kurikulum
Merdeka ini
sudah memasuki
tahun ketiga
di
PKBM Mekar Krida
PKBM Mekar Krida dalam mengimplementasi Kurikulum
Merdeka dan
pengorganisasian
pembelajaran meliputi pengorganisasian intrakurikuler, projek penguatan profil Pelajar
pancasila dalam terprogram dalam mata Pelajaran dan Pemberdayaan serta kegiatan
ekstrakurikuler yang terprogram. Selanjutnya PKBM Mekar Krida menggunakan tiga
pendekatan dalam pembelajaran yaitu pembelajaran berbasis mata Pelajaran, integrasi mata
Pelajaran dan blok.
Penentuan pendekatan memperhatikan capaian awal kompetensi peserta didik dan
kedalaman, keluasan serta tahapan pencapaian kompetensi secara keseluruhan. Dalam
mengimplementasikan ketiga
pendekatan tersebut, diterapkan juga model model Rekognisi
Pembelajaran Lalu (RPL) yang dikhususkan bagi peserta didik yang memiliki pengalaman
pembelajaran lalu yang relevan.
Muatan belajar program pendidikan kesetaraan di PKBM Mekar Krida dinyatakan dalam
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
IP 2021 1025
Satuan Kredit Kompetensi (SKK) yang menunjukkan bobot kompetensi yang harus dicapai
oleh peserta didik dalam mengikuti program pembelajaran disetiap Fase tingkat
Pembelajarannya, baik melalui tatap muka, praktek keterampilan, dan/atau kegiatan
mandiri. Di PKBM Mekar Krida Satu SKK merujuk pada perhitungan satu satuan kompetensi
yang dicapai melalui pembelajaran 1 (satu) jam tatap muka atau 2 (dua) jam tutorial atau 3
(tiga) jam mandiri, dan atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya yang tergantung
pada kesepakan tutor pendidik pengampu mata Pelajaran yang terintegrasi. Satu jam tatap
muka yang dimaksud adalah satu jam pembelajaran yaitu sama dengan 35 menit untuk
Program Paket A, 40 menit untuk Program Paket B, dan 45 menit untuk Program Paket C.
Untuk mata Pelajaran pemberdayaan
dan Keterampilan
pada program
kesetaraan PKBM
Mekar Krida disajikan dalam bentuk Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui
berbagai macam bentuk proyek dan pelatihan dengan mengacu pada capaian pembelajaran
yang sudah ditetapkan oleh Badan Standard an Assesmen Pendidikan Kemendikbudristek
Repulik Indonesia.
No
Muatan
Pembelajaran
Beban
Belajar
Kelompok
1.
Umum/Intrakurikuler
Pemberdayaan dan
Pengaturan
Wajib
Muatan Lokal
a. memuat mata Pelajaran yang disusun
mengacu pada standar nasional pendidikan
dan sesuai jenjang pendidikan formal dan merupakan mata Pelajaran yang wajib
diberikan untuk semua peserta didik..
b. Materi pembelajaran setiap mata Pelajaran mengacu pada Capaian Pembelajaran.
c. Diatur dalam bentuk beban satuan Kredit
Kompetensi (skk) melalui pembelajaran tatap
muka, tutorial dan Kegiatan Mandiri.
a. Memuat mata Pelajaran Bahasa Daerah (Bahasa Cirebon) yang sesuai karakterisrik Masyarakat Cirebon
b. Diatur dalam kegiatan reguler.
a. Muatan pembelajaran mengacu pada 6
tema projek Profil Pelajar Pancasila.
b. Memuat Mata Pelajaran yang disediakan
oleh satuan pendidikan yang mengacu
pada karakteristik satuan pendidikan
Keterampilan
2.
berbasis Proyek
Penguatan Profil
Wajib
Pelajar Pancasila
cs Dipindai dengan CamScanner
3
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2014 2015
PKBM Mekar Krida dan sesuai kebutuhan
peserta didik dilingkungan sekitar satuan
peserta didik
c. Diatur dalam kegiatan projek.
a.
Memiliki muatan yang menjadi
Ekstrakurikuler
Tambahan
kekhasan dan karakteristik PKBM
Mekar Krida.
b. Diatur dalam kegiatan di luar kegiatan
Regula dan mengacu pada penguatan P5
1. Struktur Kurikulum Kelompok Mata Pelajaran Umum (Intrakurikuler) a) Struktur Umum Kurikulum Merdeka dan Pemetaan SKK pada proram Paket A Kelas 4
No Mata Pelajaran
Fase C
Fase D
PENDEKATAN
KELAS 4 Kelas 5 Kelas 6 MAPEL
MAPEL INTEGRASI BLOK
A. KELOMPOK MAPEL UMUM
1
PAI dan Budi Pekerti
3
2
3
4
Matematika
5
Ilmu
Pendidikan Pancasila
Bahasa Indonesia
Pengetahuan
Alam dan Sosial
6
PJOK
7
Seni Budaya
3566
33566
3555
23
3
5
6
√
√
2
3
23
8
Bahasa Inggris
2
2
2
จ
9
Mulok
2
2
2
Jumlah
30 JPL/
32 JPL/
32 JPL/
1080
1152
1152
SKK
SKK
SKK
B. PEMBERDAYAAN DAN KETERAMPILAN BERBASIS PROFIL PELAJAR PANCASILA
1
Pemberdayaan
2
Keterampilan
3
3
4
4
5
5
Jumlah
6 JPL / 9 JPL / 9 JPL /
217 SKK 324 SKK 324 SKK
b) Struktur Umum Kurikulum Merdeka dan Pemetaan SKK pada proram Paket B kelas 7-9
Total Bobot Satuan Kredit Kompetensi (SKK) Fase D= 3168
Pendekatan
Mata Pelajaran/Program Pemberdayaan
dan Keterampilan
(88)
FASE D
FASE D
FASE D
(Kelas VII)
(Kelas VIII)
Mapel Integrasi
Blok
(Kelas IX)
A. KELOMPOK MATA PELAJARAN UMUM
Pendidikan Agama Islam
1.
2
2
2
<
dan Budi Pekerti*
2.
Pendidikan Pancasila
3.
Bahasa Indonesia
25
2
2
2
√
5
4
√
17
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKAR KRIDA
MASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
TP 2024 2025
4. Matematika
5
5
4
V
5. Ilmu Pengetahuan Alam
4
4
6. Ilmu Pengetahuan Sosial
4
4
4
7. Bahasa Inggris
4
4
4
8
PJOK
2
2
2
√
9
Seni
1
1
1
10
Muatan Lokal**: Bahasa Cirebon
1
1
1
Jumlah Kelompok Mata
Pelajaran Umum (A)
30
30
28
B. PEMBERDAYAAN DAN KETERAMPILAN BERBASIS PROFIL PELAJAR
PANCASILA
1. Pemberdayaan
4
4
4
√
√
2. Keterampilan
6
6
6
ฟ
√
Jumlah Kelompok Mata
10
10
10
ฟ
Pelajaran Umum (A)
Jumlah Total***
40 JPL 40 JPL 38 JPL
0
3
3
c) Struktur Umum Kurikulum Merdeka dan Pemetaan SKK pada proram Paket C
Total Bobot
Total Bobot Satuan Kredit
SKK Fase E
Kompetensi (SKK) Fase F= 86
Pendekatan
KELAS 10=36
(3096)
No
Mata Pelajaran
(1296)
Kelas XI (46
kelas XII (40
Integr
Kelas X
Mapel
Blok
SKK)
SKK)
asi
A. Kelompok Mata Pelajaran Umum
JP (1
JP (1
JP (1
JPL
JPL
JPL
th)
th)
th)
2
72
2
72
1
Pendidikan Agama
2
72
V
I
2
72
2 Pendidikan Pancasila
2
72
2
72
3 Bahasa Indonesia
2
72
3 108
4
Matematika
2
72
འ ས ས
72
V
2
72
V
72
V
1
3
108
2
72
5
Bahasa Inggris
2
72
V
IPA (Fisika, Kimia,
6
Biologi)
3
10
108
ป
IPS (Sejarah, Ekonomi,
7
3
108
1
<
Geografi, Sosiologi)
8
PJOK
2
72
2
72
1
36
1
9
Seni
2
72
2
72
2
72
V
10 MULOK
V
Jumlah SKK Kelompok A dan
20
14
13
720
505
468
Mulok
JPL
JPL
JPL
B. Kelompok Mapel Pilihan
18
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
1 Informatika
4
144
3
108
V
2
Ekonomi
4
144
4
144
V
3
Sosiologi
4
144
4
144
V
4
Geografi
4
144
4
144
V
5
Antropologi
4
144 4
144
V
Jumlah SKK Kelompok B
20
19
720
Mapel Pilihan
684
JPL
JPL
C. Pemberdayaan dan
Keterampilan Berbasis Profil
Pelajar Pancasila
1 Pemberdayaan
8
4
4
V
2
Keterampilan
Pengelolaan Sampah
Pertanian Terpadu :
8
6
6
Hidroponik/Aquaponik
Digital marketing
V
V
ป
Jumlah SKK Pemberdayaan
16
10
10
320
360
360
dan Keterampilan
JPL
JPL
JPL
Jumlah Total SKK
Jumlah Total SKK
PAKET C 122 (4392)
36 1296 44 1584 42 1512
2. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di PKBM Mekar Krida tersaji dalam mata
Pelajaran Pemberdayaan
dan Keterampilan
dan dilaksanakan
dalam bentuk
Proyek Kegiatan.
Capaian Pembelajaran Pemberdayaan dan Keterampilan mengacu pada SK Kepala BSKAP
Nomer 33/H/KR/2024, adapun pemilihan Proyek program Pemberdayaan dan Keterampilan
yang disediakan di PKBM Mekar Krida ini menyesuaikan dengan karakteristik satuan
Pendiidkan dan kebutuhan Peserta didik. Berikut ini paparan umum tentang proyek
penguatan Profil Pelajar Pancasila
a. Program Pemberdayaan
Nama Proyek
No
PEMBERDAYAAN
Tema
Dimensi P3
Tingkatan Alokasi Fase Waktu
Membuat Laporan
sederhana
Tanggungjawab
Bangunlah Jiwa
1
Pribadi di Lingkungan
Raganya
Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia; Kreatif, dan Mandiri
FASE B
KELAS 4
3 SKK
Rumah/tempat
Tinggalnya
Membuat Laporan sederhana
Bangunlah Jiwa
Raganya,
Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak
2 Tanggungjawab
Bhineka
Pribadi di Lingkungan Sekolah
mulia; Kreatif, Bergotong
FASE C KELAS 5
3 SKK
Tunggal Ika
Royong dan Mandiri
19
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
Bangunlah Jiwa
Beriman, bertakwa kepada
3 Tadarus Alqur'an
Raganya,
tuhan YME, dan berakhlak
Bhineka
Tunggal Ika
mulia; Bergotong Royong dan Mandiri
FASE C
KELAS 6
4 SKK
Rekayasa dan
Teknologi;
Pemanfaatan Produk
Bangunlah Jiwa
5
Google
Raganya;
Berkebhinakaan Global; Bernalar kritis;dan Kreatif
FASE D
KELAS 7
4 SKK
Bhineka
Tunggal Ika
Bangunlah Jiwa
Membentuk
4
Komunitas Hobi
Raganya; Suara Demokrasi
Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia; Bergotong Royong, Mandiri dan Bernalar Kritis
FASE D KELAS 8
4 SKK
Gaya Hidup
Budidaya Tanaman
5
Herbal
Berkelanjutan; Kearifan Lokal; Kewirausahaan
Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia; Mandiri; dan Kreatif
FASE D
KELAS 9
4 SKK
Bangunlah Jiwa
6
organisasi Sosial
Kemasyarakatan
Bergabung dalam
Raganya; Bhineka Tunggal Ika; dan Suara
Demokrasi
Beriman, bertakwa kepada
tuhan YME, dan berakhlak mulia; Bergotong royong; dan Bernalar Kritis
FASE E KELAS 10
8 SKK
7
Pola Hidup Sehat dan Keluarga Berencana
Gaya Hidup Berkelanjutan; dan Bangunlah Jiwa Raganya;
Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia; Bergotong royong; dan Bernalar Kritis
FASE E
KELAS 11
4 SKK
Magang Di
8
Dunia Usaha
Kewirausahaan; Kebekerjaan
Beriman, bertakwa kepada tuhan YME, dan berakhlak mulia; Bekebhinekaan Global: Bergotong royong; dan Bernalar Kritis
FASE F
KELAS 12
4 SKK
b. Program Keterampilan
Alokasi
waktu
Pendekatan Pembelajaran
Tingka Nama
tan Keteram
Fase pilan
In
Sub Ketrampilan
Dimensi P5
Elemen CP
Tema P5
Gas Ge Ma
BI
gr
al nap pel
ok
as
i
11
Fase D
kelas 7
Observasi
dan
Gaya Hidup
Beriman, bertakwa
3
SKK
V
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM
MEKAR KRIDA
PASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
TP 2024 2025
Fase D
kelas 8
eksplorasi; Desain /
Bekel
kepada
3
V
anjuta
tuhan yang
SKK
Perencanaan; n;
maha esa,
Pertanian
Produksi;
Kewir
dan
Fase D kelas 9
Akuaponik Promosi
ausah
berakhlak
3
>
aan
mulia;
SKK
Mandiri;
Kreatif
Pertani
Beriman,
Fase D
3
an
V
bertakwa
kelas 7
SKK
Terpad
Fase D
u
Observasi dan
kepada
Gaya
3
tuhan yang
kelas 8
Hidup
SKK
eksplorasi;
maha esa,
Pertanian
Bekelanj
Desain /
dan
Organik
utan;
Perencanaan;
berakhlak
Kewiraus
Fase D
Produksi;
mulia;
3
>
>
ahaan
kelas 9
Promosi
Bergotong
SKK
Royong;
Kreatif
Sampah
Gaya
Beriman,
Fase B
Botol
Hidup
bertakwa
3 SKK
ป
Kelas 4
Observasi
Plastik
Bekelanj
kepada
dan
Fase C
Sampah
utan;
tuhan yang
Pengelo
eksplorasi;
3 SKK
V
kelas 5
Botol Kaca
KearifanL maha esa,
laan
Perencanaan;
okal;
dan
Sampah
Pengolahan,
Sampah
Rekayasa berakhlak
Fase C
Pemasaran;
Rumah
dan
mulia;
3 SKK
V
kelas 6
Refleksi
Tangga
Teknolog
Mandiri;
i
Kreatif
Observasi
Beriman,
Fase E
Penguasaan
dan
bertakwa
4 4
Kelas
10
Konten Digital
V
eksplorasi;
kepada
SKK SKK
Perencanaan;
Integritas;
Fase F
Komunikasi;
Rekayasa dan Teknolog
tuhan yang
maha esa,
dan
Digital Platform
3
3
Kelas
Didital
i;
berakhlak
ป
Marketi Digital
SKK SKK
11
Branding;
Kewiraus
mulia;
ng
Digital
ahaan;
Berkebhinek
Onboarding;
Keberkej
aan Global;
Fase E Kelas
12
Digital
aan
bernalar
Market
3 3
Marketing;
Kritis;
Place
SKK SKK
Digital
Mandiri;
Operation
Kreatif
3. Ekstrakurikuler
Kegiatan Ekstrakurikuler
yang dilaksanakan
di PKBM Mekar Krida adalah Program Saka Widya
Budaya Bhakti uaitu Gerakan Pramuka dan Literasi Keuangan dengan pengorganisasian
sebagaimana disajikan pada Tabel berikut ini
Pengorganisasian Ekstrakurikuler
21
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKAR KRIDA
NASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKEM
No Nama Kegiatan
Pelaksanaan
Alokasi Waktu dan
1 Pramuka
Pelatihan
Rutin
Perkemahan
Pendekatan
Terintegrasi dalam Pembelajan Intrakurikuler
2 Literasi Keuangan Survey,
Diluar Kegiatan
Seminar dan Workshop
Intrakurikuler (3 bulan di
Semester Gasal)
E. PERENCANAAN PEMBELAJARAN
1. Ruang Lingkup Satuan Pendidikan PKBM Mekar Krida
Langkah-langkah menyusun perencanaan pembelajaran
sebagai berikut:
TR 2024 2025
Memahami
Capalan Pembelajaran (CP)
Merumuskan Tujuan Pembelajaran
Menyusun alur tujuan pembelajaran
Merancang pembelajaran
Capaian pembelajaran (CP) adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai Pelajar
pada setiap fase, Capaian pembelajaran ditetapkan oleh Pemerintah dan disusun dalam
fase- fase. Capaian pembelajaran diuraikan menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang
bersifat operasional dan konkret. Perumusan tujuan pembelajaran meliputi
kompetensi dan
lingkup materi.
b. Tujuan Pembelajaran
Tujuan-tujuan pembelajaran tersebut kemudian diurutkan menjadi alur tujuan
pembelajaran. Alur tujuan pembelajaran adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang
disusun secara logis menurut urutan pembelajaran sejak awal hingga akhir suatu fase. Alur
ini disusun secara linear sebagaimana urutan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dari hari
ke hari. Prinsip penyusunan alur tujuan pembelajaran: esensial, berkesinambungan,
kontekstual dan sederhana.
c. Alur Tujuan Pembelajaran
Dalam proses merancang
pembelajaran,
pendidik dapat
mengembangkan alur tujuan
pembelajaran dan rencana pembelajaran secara mandiri. Dalam ruang lingkup satuan
pendidikan, perumusan dan penyusunan alur tujuan pembelajaran berfungsi
mengarahkan satuan pendidikan dalam merencanakan, mengimplementasi, dan
mengevaluasi pembelajaran
secara keseluruhan sehingga capaian pembelajaran
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
IP: 1024 1025
diperoleh secara sistematis, konsisten, dan terukur.
d. Proses Merancang Pembelajaran
Proses merancang pembelajaran meliputi tujuan pembelajaran yang telah dibuat
sebelumnya, langkah-langkah pembelajaran dan asesmen pembelajaran yang disusun dalam
bentuk dokumen yang fleksibel, sederhana dan kontekstual. Dokumen tersebut digunakan
oleh pendidik dalam upaya mencapai Profil Pelajar Pancasila dan Capaian
Pembelajaran.Berikut ini
contoh ATP
Mapel Kelas
7 (Fase D)
2. Ruang Lingkup Kelas
dan
Untuk pembelajaran ruang lingkup kelas Pendidik menyiapkan Modul Ajar PKBM Mekar Krida yang
disusun sesuai dengan aturan terbaru yang sudah ditetapkan oleh pemerintag. Tujuan pembelajaran
merupakan penerjemahan tujuan capaian pembelajaran yang dapat terukur pencapaian
keberhasilannya. Langkah kegiatan pembelajaran menggambarkan
keseluruhan aktivitas
yang
akan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan pembelajaran pun diintegrasikan
penumbuhan dan penguatan Profil PelajarPancasila dan Rahmatan Lil Alamiin, Penilaian merupakan
proses mengukur ketercapaiac selama proses pembelajaran. Penilaian ini mencakup aspek sikap,
pengetahuan dan keterampilan.
Dalam Modul Ajar PKBM Mekar Krida terdapat komponen yang menjelaskan tentang bagaimana
pembelajaran ruang lingkup kelas bisa berjalan efektif dan efisien. Komponen dalam Modul Ajar secara
sederhana tergambar dalam template berikut ini:
Nama TEMA
?
Asal sekolah
PKBM MEKAR KRIDA
Alokasi waktu
?
Profil Pelajar
pancasila yang berkaitan
Fase
2
?
D
Jenjang/Kelas
?
Mapel
?
Jumlah siswa/ Target Peserta
30/Siswa regular
■ Tatap muka
■ PJJ Daring
Model Pembelajaran
Domain mapel
■ PJJ Luring
■ Paduan Tatap Muka
dan Daring (blended learning)
■ Menyimak -
Berbicara
▪ Membaca - Memirsa
23
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKAR KRIDA
TP 1011 1015
Tujuan Pembelajaran
Kata kunci
Deskripsi umum
kegiatan
Materi ajar,
alat, dan bahan
Sarana
Prasarana
Assesmen
Materi ajar:
12
• Alat:
Bahan:
• Komputer/Laptop, proyektor, gawai (HP), jaringan internet
Lingkungan kelas
■ Rubrik asesmen Individu (lampiran)
• Tertulis (tes objektif)
• Performa (presentasi)
• Cara Penilaian
• Jenis Assesmen
Menulis-
Mempresentasikan
3. Asesmen Hasil Belajar
1. Macam-macam Asesmen
a. Asesmen Diagnostik
Secara umum, sesuai namanya asesmen diagnostik bertujuan untuk mendiagnosis
kemampuan dasar siswa dan mengetahui kondisi awal siswa. Asesmen diagnostik terbagi
menjadi asesmen diagnostik non-kognitif dan asesmen diagnosis kognitif. Tujuan dari
masing-masing asesmen diagnostik adalah sebagai berikut:
Tabel Asesmen Diagnostik
24
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKAR KRIDA
IP: 1014 1015
Tujuan Asesmen Diagnostik
Non Kognitif
Mengetahui kesejahteraan psikologi
dan sosial emosi siswa
Mengetahui aktivitas selama belajar
di rumah
• Mengetahui kondisi keluarga siswa
• Mengetahui latar belakang pergaulan
siswa
■ Mengetahui gaya belajar, karakter
serta minat siswa
Kognitif
Mengidentifikasi capaian
kompetensisiswa
■ Menyesuaikan pembelajaran di
kelasdengan kompetensi
rata-
rata siswa
Memberikan kelas remedial
atau Pelajaran tambahan
kepada siswa yang
kompetensinya di bawah rata-
rata
a. Asesmen Diagnostik Non-Kognitif
Asesmen diagnostik non-kognitif di awal pembelajaran dilakukan
untuk
menggali hal-hal seperti berikut:
✓ Kesejahteraan psikologis
dan sosial emosi sisiwa
✓ Aktivitas siswa selama belajar di rumah
✓ Kondisi keluarga dan pergaulan siswa
✓ Gaya belajar, karakter, serta minat siswa
b. Asesmen Diagnostik Kognitif
Asesmen diagnostik kognitif bertujuan
mendiagnosis
kemampuan dasar siswa
dalam
topik sebuah mata Pelajaran. Asesmen diagnostik kognitif dapat dilaksanakan secara rutin
yang disebut asesmen diagnostik kognitif berkala, pada awal pembelajaran, akhir setelah guru
selesai menjelaskan dan membahas topik, dan waktu lain. Asesmen Diagnostik bisa berupa
Asesmen Formatif maupun Asesmen Sumatif.
b. Asesmen Formatif
Asesmen yang bertujuan untuk memberikan informasi atau umpan balik bagi pendidik dan
peserta didik untuk memperbaiki proses belajar. Asesmen di dalam proses pembelajaran,
dilakukan selama proses pembelajaran untuk mengetahui perkembangan peserta didik dan
sekaligus pemberian umpan balik yang cepat. Biasanya asesmen ini dilakukan sepanjang atau di
tengah kegiatan/langkah pembelajaran, dan dapat juga dilakukan di akhir langkah pembelajaran.
Asesmen ini juga termasuk dalam kategori asesmen formatif jika tujuannya untuk memberikan
umpan balik dan perbaikan pembelajaran atas proses pembelajaran yang sudah dilakukan.
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKARDA
Penilaian atau asesmen formatif bertujuan untuk memantau dan
memperbaiki
proses
pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Asesmen ini dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik, hambatan atau kesulitan yang mereka hadapi, dan juga untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan peserta didik. Informasi tersebut
merupakan umpan balik bagi peserta didik dan juga pendidik.
Bagi peserta didik, asesmen formatif berguna untuk melakukan refleksi diri dengan cara
memonitor kemajuan belajar mereka, tantangan yang dialami, serta langkah-langkah yang
perlu mereka lakukan untuk meningkatkan terus capaiannya. Hal ini merupakan proses
belajar yang penting ditumbuh-kembangkan bagi peserta didik untuk menjadi pembelajar
sepanjang hayat.
b. Bagi pendidik, asesmen formatif berguna untuk merefleksikan strategi pembelajaran yang
digunakan, serta untuk meningkatkan efektivitas
dalam merancang
dan melaksanakan
pembelajaran. Asesmen ini juga memberikan informasi tentang kebutuhan belajar individu
peserta didik yang diajar. Panduan
c. Asesmen Sumatif
Asesmen yang dilakukan untuk memastikan ketercapaian keseluruhan
tujuan pembelajaran. Asesmen ini dilakukan pada akhir setiap proses pembelajaran pada satu tujuan pembelajaran atau dapat juga dilakukan sekaligus untuk dua atau lebih tujuan pembelajaran, sesuai dengan pertimbangan pendidik, misalnya terkait keterbatasan alokasi waktu, maupun kebijakan satuan pendidikan. Hasil asesmen sumatif akan dijadikan bagian dari perhitungan penilaian di akhir semester, akhir tahun ajaran, dan/atau akhir jenjang.
Penilaian atau asesmen sumatif bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan
pembelajarandan/atau CP peserta didik sebagai dasar penentuan kenaikan kelas
dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar peserta didik dilakukan dengan membandingkan pencapaian
hasil belajar
peserta didik
dengan
kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP).
Asesmen sumatif
dapat dilakukan
setelah pembelajaran berakhir, misalnya pada akhir satu lingkup materi (dapat terdiri atas satu atau lebih tujuan pembelajaran), pada
akhir semester dan pada akhir fase. Khusus asesmen pada akhir semester, asesmen ini bersifat pilihan. Jika pendidik merasa masih memerlukan konfirmasi atau informasi tambahan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik, maka dapat melakukan asesmen pada akhir semester. Jika pendidik merasa bahwa data hasil asesmen yang diperoleh selama 1 semester telah mencukupi, maka tidak perlu melakukan asesmen
pada akhir semester. Hal yang perlu ditekankan, untuk asesmen sumatif, pendidik dapat
menggunakan teknik dan instrumen yang beragam, tidak hanya berupa tes, namun dapat
menggunakan observasi dan performa (praktik, menghasilkan produk, melakukan projek,
dan membuat portofolio).
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
2. Merencanakan Asesmen
Rencana asesmen dimulai dengan perumusan tujuan asesmen. Tujuan ini tentu
berkaitan erat dengan tujuan pembelajaran. Setelah tujuan asesmen dirumuskan, pendidik
memilih dan/atau mengembangkan instrumen
asesmen sesuai
tujuan. Beberapa hal yang
perlu diperhatikan dalam memilih/mengembangkan instrumen, antara lain: karakteristik
peserta didik, kesesuaian asesmen dengan rencana/ tujuan pembelajaran dan tujuan
asesmen, kemudahan penggunaan instrumen untuk memberikan umpan balik
kepada peserta
didik dan pendidik.
Berikut adalah instrumen penilaian atau asesmen:
Rubrik
Ceklis
Catatan
Anekdot
Grafik
Perkembangan
(Kontinum)
Daftar informasi, data, ciri-ciri, karakteristik, atau elemen yang
dituju.
Catatan singkat hasil observasi yang difokuskan pada performa dan perilaku peserta didik yang menonjol, disertai latar belakang kejadian dan hasil analisis atas observasiyang dilakukan.
Catatan singkat hasil observasi yang difokuskan pada performa dan perilaku peserta didik yang menonjol, disertai latar belakang kejadian dan hasil analisis atas observasiyang dilakukan.
Grafik atau infografik yang menggambarkan tahap p
perkembangan belajar peserta didik.
Instrumen asesmen yang dikembangkan berdasarkan teknik penilaian yang
digunakan oleh pendidik yaitu:
Observasi
Kinerja
Proyek
Penilaian peserta didik yang dilakukan secara berkesinambungan melalui pengamatan perilaku yang diamati secara berkala. Observasi dapat difokuskan untuk semua peserta didik atau per individu. Observasi dapat dilakukan dalam tugas atau aktivitas rutin/harian
Penilaian yang menuntut peserta didik untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Asesmen kinerja dapat berupa praktik, menghasilkan produk, melakukan projek, atau membuat portofolio.
Kegiatan penilaian terhadap suatu tugas meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan, yang harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu.
CS
27
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
Tes Tertulis
Tes Lisan
Penugasan
Portofolio
Tes dengan soal dan jawaban disajikan secara tertulis untuk mengukur atau memperoleh informasi tentang kemampuan peserta didik. Tes tertulis dapat berbentuk esai, pilihan ganda, uraian, atau bentuk-bentuk tes tertulis lainnya.
Pemberian soal/pertanyaan yang menuntut peserta didik menjawab secara lisan dan dapat diberikan secara klasikal ketika pembelajaran.
Pemberian tugas kepada peserta didik untuk mengukur pengetahuan dan memfasilitasi peserta didik memperoleh atau meningkatkan pengetahuan
Kumpulan dokumen hasil penilaian, penghargaan, dan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang mencerminkan perkembangan (reflektif-integratif) dalam kurun waktu
tertentu
3. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Untuk mengetahui apakah peserta didik telah berhasil mencapai tujuan pembelajaran,
pendidik perlu menetapkan kriteria atau indikator ketercapaian tujuan pembelajaran. Kriteria ini
dikembangkan saat pendidik merencanakan asesmen, yang dilakukan saat pendidik menyusun
perencanaan pembelajaran, baik dalam bentuk rencana pelaksanaan pembelajaran ataupun modul
ajar. Kriteria ketercapaian ini juga menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih/membuat
instrumen asesmen, karena belum tentu suatu asesmen sesuai dengan tujuan dan kriteria
ketercapaian tujuan pembelajaran.
Kriteria ini merupakan penjelasan (deskripsi) tentang kemampuan apa yang perlu
ditunjukkan/didemonstrasikan peserta didik sebagai bukti bahwa ia telah mencapai tujuan
pembelajaran. Dengan demikian, pendidik tidak disarankan untuk menggunakan angka mutlak
(misalnya, 75, 80, dan sebagainya) sebagai kriteria. Yang paling disarankan adalah menggunakan
deskripsi, namun jika dibutuhkan, maka pendidik diperkenankan untuk menggunakan interval nilai
(misalnya 70-85, 85-100, dan sebagainya).
Dengan demikian, kriteria yang digunakan untuk menentukan apakah peserta didik telah
mencapai tujuan pembelajaran dapat dikembangkan pendidik dengan menggunakan beberapa
pendekatan, di antaranya:
a. Menggunakan deskripsi sehingga apabila peserta didik tidak mencapai kriteria tersebut maka
dianggap belum mencapai tujuan pembelajaran,
b. Menggunakan rubrik yang dapat mengidentifikasi sejauh mana peserta didik mencapai tujuan
pembelajaran.
c.
Menggunakan skala atau interval nilai, atau pendekatan lainnya sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan pendidik dalam mengembangkannya. Berikut adalah contoh-contoh pendekatan yang
cs Dipindai dengan CamScanner
OF NASIONAL SAIDAN PENE
KAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
dimaksud. Contoh salah satu tujuan pembelajaran mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fase C:
"peserta didik mampu menulis laporan hasil pengamatan dan wawancara"
Tiga pendekatan diatas bagaimana menentukan KKTP apakah peserta didik sudah mencapai
tujuan pembelajaran sesuai kriteria ketercapaian peserta didik yang telah ditetapkan penjabarannya
adalah sebagai berikut:
Pendekatan 1: Menggunakan Deskripsi Kriteria
Contohnya, dalam tugas menulis laporan, pendidik menetapkan kriteria ketuntasan:
Laporan peserta didik menunjukkan kemampuannya menulis teks eksplanasi, hasil pengamatan,
dan pengalaman secara jelas. Laporan menjelaskan hubungan kausalitas yang logis disertai
dengan argumen yang logis sehingga dapat meyakinkan pembaca
Contoh Deskripsi Kriteria:
Kriteria
Laporan menunjukkan kemampuan penulisan teks eksplanasi dengan runtut.
Laporan menunjukkan hasil pengamatan yang jelas
Tidak memadai
Memadai
Laporan menceritakan pengalaman secara jelas.
Laporan menjelaskan hubungan kausalitas yang
logis disertai dengan argumen yang logis sehingga
dapat meyakinkan pembaca.
KesPendidik dapat menggunakan rubrik ini untuk kriteria dari tujuan pembelajaran seperti
contoh di atas atau dapat pula menggunakan tujuan-tujuan pembelajaran untuk menentukan
memadai. Jika ada dua kriteria masuk kategori tidak tuntas, maka perlu dilakukan intervensi agar
ketuntasan CP pada satu fase.
> Pendekatan 2: Menggunakan Rubrik
Contohnya, dalam tugas menulis laporan, pendidik menetapkan kriteria ketuntasan yang
terdiri atas dua bagian: Isi laporan dan penulisan. Dalam rubrik terdapat empat tahap
pencapaian, dari baru berkembang, layak, cakap hingga mahir. Dalam setiap tahapan ada
deskripsi yang menjelaskan performa peserta didik. Pendidik menggunakan rubrik ini untuk
mengevaluasi laporan yang dihasilkan oleh peserta didik.
Contoh Rubrik Kriteria:
Isi laporan
Baru
berkembang
Layak
Cakap
Mahir
Belum mampu menulis teks eksplanasi, hasil pengamatan, dan pengalaman belum jelas
tertuang dalam tulisan. Ide dan informasi dalam laporan tercampur dan hubungan antara paragraf tidak berhubungan.
Mampu
menulis teks
eksplanasi, hasil pengamatan, dan pengalaman secara jelas. Laporan
menunjukkan
hubungan yang jelas di sebagian paragraf.
Mampu
menulis teks
eksplanasi, hasil
pengamatan, dan pengalaman secara jelas. Laporan menjelaskan hubungan kausalitas yang logis disertai dengan argumen yang logis sehingga dapat meyakinkan pembaca.
Mampu
menulis teks eksplanasi, hasil
pengamatan,
dan pengalaman secara jelas.
Laporan menjelaskan hubungan kausalitas yang
logis disertai dengan argumen
yang logis sehingga dapat
meyakinkan pembaca serta
ada fakta-fakta
pendukung yang relevan.
29
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
Baru
Layak
Cakap
Mahir
berkembang
Penulisan
(tanda
Belum
menggunakan
Sebagian
baca dan
tanda baca dan
huruf
huruf kapital
tanda baca dan huruf kapital digunakan secara
Sebagian besar tanda baca dan
Semua tanda
baca dan
huruf kapital
huruf kapital
digunakan secara
kapital)
atau sebagian
tepat.
tepat.
digunakan secara tepat.
besar tidak
digunakan secara
tepat.
Kesimpulan: Peserta didik dianggap sudah mencapai tujuan pembelajaran jika kedua kriteria di
atas mencapai minimal tahap cakap.
> Pendekatan 3: Menggunakan Interval Nilai
Untuk menggunakan interval, pendidik dan/atau Madraasah dapat menggunakan rubrik
maupun nilai dari tes. Pendidik menentukan terlebih dahulu intervalnya dan tindak lanjut yang
akan dilakukan untuk para peserta didik.
Contoh 1. Untuk nilai yang berasal dari nilai tes tertulis atau ujian, pendidik menentukan
interval nilai. Setelah mendapatkan hasil tes, pendidik dapat langsung menilai hasil kerja peserta
didik dan menentukan tindak lanjut sesuai dengan intervalnya.
1. 0-40%
2. 41-65%
: Belum mencapai, remedial di seluruh bagian
: Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang
diperlukan
: Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
3. 66-85%
4. 86-100%
: Sudah mencapai ketuntasan,
perlu pengayaan atau tantangan lebih
Bila peserta didik dapat mengerjakan 16 dari 20 soal (dengan bobot yang sama), maka ia
mendapatkan nilai 80%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik tersebut sudah
mencapai ketuntasan dan tidak perlu remedial.
Contoh 2. Pendidik dapat menggunakan interval nilai yang diolah dari rubrik. Seperti
dalam tugas menulis laporan, pendidik dapat menetapkan empat kriteria ketuntasan:
1. menunjukkan kemampuan penulisan teks eksplanasi dengan runtut
2. menunjukkan hasil pengamatan yang jelas
3. menceritakan pengalaman secara jelas
4. menjelaskan hubungan kausalitas yang logis disertai dengan argumenyang logis
sehingga dapat meyakinkan pembaca.
30
cs Dipindai dengan CamScanner
KU
NAUWAUMANTENI
OM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
Untuk setiap kriteria terdapat 4 (empat) skala pencapaian (1-4). Pendidik
membandingkan hasil tulisan peserta didik dengan rubrik untuk menentukan ketercapaian
peserta didik.
Contoh Kriteria Menggunakan Interval:
Kriteria Ketuntasan
Menunjukkan kemampuan
penulisan teks eksplanasi dengan
runtut
Laporan menunjukkan hasil
pengamatan yang jelas
Laporan menceritakan pengalaman
secara jelas.
Laporan menjelaskan hubungan
kausalitas yang logis disertai
dengan argumen yang logis
sehingga dapat meyakinkan pembaca.
belum muncul
muncul
sebagian kecil
(1)
sudah muncul di sebagian besar
terlihat pada keseluruhan teks
(2)
(3)
(4)
Diasumsikan untuk setiap kriteria memiliki bobot yang sama sehingga pembagi
merupakan total dari jumlah kriteria (dalam hal ini 4 kriteria) dan nilai maksimum (dalam hal
ini nilai maksimumnya 4). Satuan pendidikandan/atau guru dapat memberikan bobot sehingga
penghitungan
disesuaikan
dengan bobot kriteria. Setelah mendapatkan nilai (baik dari rubrik ataupun nilai dari tes), pendidik dan/atau PKBM Mekar Krida dapat menentukan interval nilai
untuk menentukan ketuntasan dan tindak lanjut sesuai dengan intervalnya.
1. 0-40%
: Belum mencapai, remedial di seluruh bagian
2. 41-60%
: Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang
diperlukan
3. 61-80%
: Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
4. 81-100%
: Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau
tantangan lebih
Pada contoh di atas, pendidik hanya menggunakan rubrik dan diambil kesimpulan bahwa
peserta didik di atas sudah menuntaskan tujuan pembelajaran, karena sebagian besar kriteria
sudah tercapai.
4. Kriteria Kelulusan
A. RUMUSAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN SATUAN
PENDIDIKAN (SKL-SP)
Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan
(SKL-SP) meliputi:
1. Standar lulusan Paket A;
31
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024-2025
2. Standar lulusan Paket B;
3. Standar lulusan Paket C;
Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP) dikembangkan berdasarkan tujuan satuan pendidikan, yakni:
a. Pendidikan Dasar, yaitu program Paket A dan program Paket B bertujuan: membentuk warga belajar masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa, memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila, dan bertumbuhnya kompetensi literasi dan numerasi untuk persiapan pendidikan lebih lanjut;
b. Pendidikan Menengah yaitu program Paket C bertujuan: membentuk warga belajar masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha Esa, memiliki karakter yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila, dan memiliki pengetahuan untuk meningkatkan
kompetensi agar
dapat hidup
mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut;
c. Peserta didik dinyatakan lulus apabila menyelesaikan seluruh program pembelajaran disetiap
jenjangnya;
d. Nilai kelulusan ditetapkan berdasarkan rerata nilai sumatif semester 1-5 disetiap jenjang program
paket dengan nilai minimal 60 untuk semua mata pelajaran;
e. Memiliki kepribadian dan akhlak dengan predikat minimum baik;
f. Peserta didik dinyatakan lulus disetiap jenjang program ditetapkan dalam rapat pleno kelulusan
yang dihadiri oleh dewan tutor disetiap jenjangnya
B. RUMUSAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
TINGKAT PROGRAM KESETARAAN
1. Paket A/Setara SD
Warga Belajar Program Paket A dinyatakan lulus apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Menjalankan ajaran agama yang dianut, berperilaku hidup sehat dan bersih, menyayangi
dirinya, sesama manusia, dan alam alam sekitar serta Taat pada aturan;
b. Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap identitas dirinya, menghargai keragaman budaya bangsa Indonesia serta berpartisipasi untuk menjaga Negara kesatuan Republik Indonesia;
c. Menunjukkan sikap peduli bergotong-royong antar sesama dilingkungan sekitar;
d. Menunjukkan sikap bertanggung jawab dan mandiri dalam pembelajaran dan
pengembangan diri;
e. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif, dengan bimbingan
guru/pendidik;
f. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya;
g. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari;
h. Menunjukkan kemampuan dan kegemanaran berliterasi dalam menyimak, berbicara,
membaca, dan menulis;
i. Menunjukkan kemampuan numerasi dalam bernalar matematik untuk menyelesaikan
masalah dengan diri dan lingkungan sekitar
2. Paket B/setara SMP
Warga Belajar Program Paket B dinyatakan lulus apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Mencintai, memahami, dan melaksanakan ajaran agama yang dianut dalam kehidupan
sehari-hari;
b. Menunjukkan sikap percaya diri, berani menyatakan kebenaran, menyayangi dirinya, menyadari pentingnya keseimbangan
jasmani, mental, dan rohani, menghargai sesama
32
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKAR KRIDA
ABM
TP 2024-2025
manusia, berinisiatif menjaga alam, serta memahami kewajiban dan hak sebagai warga
negara;
c. Merasa bangga pada dirinya sendiri dan budayanya, menghargai keberagaman budaya masyarakat nasional, menolak diskriminasi, serta berpartisipasi aktif untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia;
d. menunjukkan perilaku peduli, gotong-royong, serta kerjasama lintas kalangan di lingkungan
terdekat dengan lingkungan sekitar;
e. terbiasa bertanggung jawab, refleksi, berinisiatif dan merancang strategi untuk pembelajaran dan pengembangan diri, serta mampu beradaptasi dan menjaga komitmen untuk meraih tujuan;
f. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif sessuai dengan
kapasitasnya;
g. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya;
h. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dengan
mengidentifikasi informasi yang relevan atau alternatif solusi yang paling tepat;
i. Menunjukkan kemampuan literasi untuk menghasilkan inferensi sederhana dan tanggapan
atas informasi teks dan menulis dalam konsep sederhana;
j. Menunjukkan kemampuan numerasi dalam bernalar menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan diri, lingkungan terdekat, dan masyarakat sekitar;
3. Paket C/ setara SMA
Warga Belajar Program Paket C dinyatakan lulus apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Menyayangi dirinya, menghargai sesama dan melestarikan alam semesta sebagai wujud cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan rutin melaksanakan dan memahami sepenuhnya ajaran agama yang dianut, serta menunjukkan sikap percaya diri, berani menyatakan kebenaran, menyadari pentingnya keseimbangan jasmani, mental, dan rohani, menghargai sesama manusia, melestarikan alam, serta memahami kewajiban dan hak sebagai warga
negara;
b. Merasa bangga pada dirinya sendiri dan budayanya, menghargai keberagaman budaya masyarakat nasional maupun global secara setara dan adil, menolak diskriminasi, serta berpartisipasi aktif untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia;
c. Menunjukkan perilaku peduli, gotong-royong, serta kerjasama lintas kalangan di lingkungan
terdekat, lingkungan sekitar, dan masyarakat luas;
d. Menunjukkan perilaku bertanggung jawab, refleksi, berinisiatif dan merancang strategi untuk pembelajaran dan pengembangan diri, serta mampu beradaptasi dan menjaga komitmen untuk meraih tujuan;
e. Menunjukkan perilaku berbudaya dengan menyampaikan gagasan orisinal, bertindak secara
kreatif yang terdokumentasikan, serta mencari alternatif solusi masalah di lingkungan;
f. Mememiliki kemampuan menganalisis masalah dan gagasan yang kompleks, menyimpulkan
hasilnya, dan menyampaikan argumen berdasarkan data yang akurat;
g. Menunjukkan kemampuan dan kegemaran berliterasi berupa mengevaluasi dan merefleksikan teks untuk menghasilkan inferensi kompleks, menyampaikan tanggapan atas informasi, serta menulis ekspositori maupun naratif dengan berbagai sudut pandang;
33
cs Dipindai dengan CamScanner
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
h. Berkemampuan numerasi dalam bernalar menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan diri, lingkungan terdekat, masyarakat sekitar
F. EVALUASI, PENDAMPINGAN, DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL
a) Evaluasi
No
Kegiatan
Waktu
Penanggungjawab
Jangka Panjang
1
Peninjauan ulang visi misi PKBM
Juli 2025
Ketua PKBM
Peninjauan ulang Program
2
Juli 2025
Keterampilan Paket C
Ketua Program Paket C
Jangka Pendek
1
Evaluasi kurikulum Operasional
Juni 2024
2
Evaluasi Proses Pembelajaran
3 E
4
Evaluasi profesionalisme
Tutor
Evaluasi Peserta didik
September 2024 dan Maret 2024
September 2024 dan Maret 2024
Minggu ke-4 Setiap bulan
Assesment Sumatif Bersama Tengah Semester
Assesment Sumatif Bersama Tengah Semester
Ketua PKBM
Ketua Program Paket B dan Ketua Program Paket C
Ketua PKBM
Walikelas
Ketua PKBM
Ketua PKBM
b) Pendampingan dan Pengembangan Profesional
No
1 Coaching
Kegiatan
Waktu
Penanggung jawab
a
Pemahaman Prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka
Juni-Juli 2024
Ketua PKBM
b
Pemahaman tentang CP, TP, dan ATP
Juni-Juli 2024
Ketua PKBM
C Pemahaman tentang prinsip-prinsip penyusunan Modul ajar
Juni-Juli 2024
Ketua PKBM
d
Pemahaman tentang prinsip-prinsip implementasi projek
Juni-Juli 2024
Ketua PKBM
2 Mentoring
a Pengembangan program Integrasi Mata Pelajaran
b Pengembangan Program Keterampilan
O
Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Juni-September 2024
Juni-September 2024
Juni-November 2024
Ketua Program Paket C
Ketua Program
Paket C
Ketua Program Paket C
3
Pelatihan
a
Penyusunan Perangkat Pembelajaran Mata Pelajaran Umum
Juli 2024
Fitrotun
34
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN FENT MEKAR KRIDA
PADIM
b Penyusunan modul pemberdayaan dan keterampilan
Juli 2024
TP 2024 2025
Tabi'in
C
Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis video
September 2024
Dedi Ahmadi
d
Pembuatan aplikasi penilaian dengan media excel
September 2024
M. Nafi'udin
Ф
Pelatihan keterampilan lainnya
Menyesuaikan
Tutor
dengan Kebutuhan
C Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Juni-November 2024
Ketua Program
Paket C
G. PENUTUP
Dengan telah selesainya penyusunan Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida pada tahun 2024/2024, maka salah satu pedoman dan acuan dalam kegiatan belajar mengajar telah dimiliki oleh PKBM Mekar Krida Dengan mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku, maka PKBM Mekar Krida menetapkan penggunaan dokumen Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida tahun ajaran 2024/2024. Besar harapan kami, semoga Kurikulum Operasional PKBM Mekar Kridai ni memenuhi syarat sehingga rencana pengembangan PKBM Mekar Krida dapat terlaksana dengan baik. TIM Penyusun sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, khususnya Pendidik dan Tenaga Kependidikan maupun para Pelajar serta masyarakat yang diwakili komite atau oleh orang tua Pelajar. Dan atas bantuan yang diberikan dari berbagai pihak kepada kami, kami mengucapkan terima kasih.
Semoga Kurikulum Operasional PKBM Mekar Krida mampu menjadi sarana bagi PKBM Mekar Krida
untuk ikut mencerdaskan anak bangsa.
1. KESIMPULAN
a) Kurikulum PKBM Mekar KridaKecamatan Kaliwedi disusun sebagai pedoman kerja
semua personil lembaga dan pihak yang terkait.
b) Kurikulum PKBM Mekar KridaKecamatan Kaliwedi dikembangkan secara profesional
untuk menciptakan kondisi pendidikan yang demokratis.
c) Kurikulum PKBM Mekar KridaKecamatan Kaliwedi memberikan acuan sistem pendidikan yang berlangsung agar arah proses pendidikan jelas pada kompetensi yang ditetapkan.
d) Pendidik (tutor) dan Pelajar sangat menentukan keberhasilan tujuan pendidikan di PKBM
Mekar Krida Kaliwedi.
2. SARAN-SARAN
a. Pendidik dan tenaga kependidikan pada PKBM Mekar Krida diharapkan dapat memahami labih jauh tentang Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar
cs Dipindai dengan CamScanner
Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Penilaian, Standar Sarana Prasarana, dan Standar Pengelolaan
b. Pendidik dan tenaga kependidikan dapat memahami tugas pokok dan fungsinya.
LAMPIRAN -LAMPIRAN
36
cs Dipindai dengan CamScanner
KALENDER PENDIDIKAN TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN
PKBM MEKAR KRIDA
37
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
ATP Mapel PKN Fase D Kelas 7
ELEMEN
CAPAIAN PEMBELAJARAN
TUJUAN
PEMBELAJARAN
PROFIL
KATA KUNCI
ALOKASI
Pancasila
Peserta didik juga mengkaji
secara kritis implementasi
Pancasila dalam kehidupan
bernegara dari masa ke masa;
menjelaskan secara
kronologis sejarah lahirnya
1.
Peserta didik
PELAJAR
PANCASILA
Bernalar kritis
WAKTU
Perumusan dan
9 JP
menjelaskan,
penetapan Pancasila
menyajikan
sebagai dasar
laporan, dan
negara
menghargai proses
Pancasila; dan memahami
perumusan dan
penetapan
fungsi dan kedudukan
Pancasila sebagai
dasar negara
2.
Peserta didik
Kreatif
Perumusan dan
9 JP
mengidentifikasi,
penetapan Pancasila
sebagai dasar
negara
Pancasila sebagai dasar
negara, pandangan hidup
bangsa dan ideologi negara;
serta menerapkan nilai-nilai
Pancasila dalam kehidupan
kesehariannya sesuai dengan
perkembangan dan konteks
peserta didik.
menyajikan
laporan, dan
menghargai usulan
konsep rumusan
dasar negara yang
disampaikan para
pendiri negara.
3.
Peserta didik, Beriman,
Perumusan dan
9 JP
menelaah,
bertakwa
penetapan Pancasila
mempraktikkan,
kepada Tuhan
sebagai dasar
dan meneladani
Yang Maha Esa
negara
sikap positif para❘ berakhlak mulia
pendiri bangsa
dalam perumusan
dan penetapan
Pancasila sebagai
dasar negara.
Undang-
Peserta didik juga mengkaji
4.
Peserta didik
Bernalar kritis
Mengidentifikasi
Undang
norma dan aturan, hak dan
mengidentifikasi,
norma
Dasar
kewajiban sebagai warga
menyajikan laporan
Negara
negara yang diatur dalam
hasil identifikasi,
Republik
Indonesia
1945
UUD NRI Tahun 1945, serta
menyadari pentingnya
mematuhi norma dan aturan,
menyeimbangkan hak dan
kewajiban; mensintesiskan
beberapa pendapat yang
berbeda untuk menjadi
kesepakatan bersama, serta
menyadari bahwa proses
lahirnya lahirnya kesepakatan
dan menghagai
keberagaman
norma yang
berlaku dalam
9 JP
masyarakat
5.
Peserta
menunjukkan
contoh,
didik
Beriman,
bertakwa
kepada
TuhanYang
Perilaku sesuai
9 JP
norma
dan
mempraktikkan
perilaku,
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
Bhinneka
Tunggal Ika
TP 2024 2025
harus dilakukan secara
mendukung
Maha Esa,
demokratis; dan
perilaku
yang
berakhlak mulia
mensimulasikan musyawarah
sesuai
dengan
para pendiri bangsa yang
norma
dalam
melahirkan Pancasila dan
kehidupan sehari-
pembukaan UUD 1945, yang
hari
dilangsungkan secara
6.
Peserta didik
demokratis; serta memahami
menganalisis,
Bergotong
royong
Analisis hak dan
kewajiban
9 JP
tata urutan perundang-
menyajikan
undangan yang berlaku di
Indonesia, dan dapat
menghubungkan kaitan satu
regulasi dengan regulasi
turunannya.
laporan, dan
menghormati hak
dan kewajiban
warga negara
sesuai dengan UUD
NRI 1945
Peserta didik juga mengkaji
7.
Peserta didik
Bernalar kritis
Makna budaya
9 JP
mengidentifikasi,
secara kritis implementasi
Pancasila dalam kehidupan
bernegara dari masa ke masa;
menjelaskan secara
kronologis sejarah lahirnya
Pancasila; dan memahami
fungsi dan kedudukan
Pancasila sebagai dasar
negara, pandangan hidup
bangsa dan ideologi negara;
serta menerapkan nilai-nilai
Pancasila dalam kehidupan
kesehariannya sesuai dengan
perkembangan dan konteks
peserta didik.
menyajikan
laporan, dan
menghargai
keberagaman
makna budaya dan
arti penting budaya
bagi bangsa
Indonesia, serta
aspek budaya yang
berada di
lingkungan sekitar
8.
Peserta didik
Bergotong
Identifikasi
9 JP
mengidentifikasi,
perbuhan budaya
menyusun daftar
hasil identifikasi,
dan bersikap positif
terhadap
perubahan budaya
berdasarkan unsur-
unsur budaya baik
pada skala lokal,
royong
regional, dan
nsional.
9.
Peserta didik
Berkebhinekaan
Global
menjelaskan,
menyajikan
laporan, dan
meneladani
semangat
Semangat
Kebangkitan
Nasional dan
Sumpah Pemuda
9 JP
2
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
Kebangkitan
Nasional dan
IP 2024 2025
norma dan aturan, hak dan
Negara
Kesatuan
Peserta didik juga mengkaji
Republik
Indonesia
kewajiban sebagai warga
negara yang diatur dalam
UUD NRI Tahun 1945, serta
menyadari pentingnya
mematuhi norma dan aturan,
menyeimbangkan hak dan
kewajiban; mensintesiskan
beberapa pendapat yang
berbeda untuk menjadi
kesepakatan bersama, serta
menyadari bahwa proses
lahirnya lahirnya kesepakatan
harus dilakukan secara
demokratis; dan
mensimulasikan musyawarah
para pendiri bangsa yang
melahirkan Pancasila dan
pembukaan UUD 1945, yang
dilangsungkan secara
demokratis; serta memahami
tata urutan perundang-
undangan yang berlaku di
Indonesia, dan dapat
menghubungkan kaitan satu
regulasi dengan regulasi
turunannya.
Jumlah Jam Pelajaran dalam 1 Tahun di Kelas VII
Sumpah Pemuda
10. Peserta didik
mendeskripsikan,
mempresentasikan,
dan menerima
konsep bentuk
negara kesatuan
dan
membedakannya
dengan konsep
bentuk negara
lainnya
Bernalar kritis
Bentuk negara
kesatuan
9 JP
11. Peserta didik
Kreatif
Alasan memilih
9 JP
menganalisis,
bentuk negara
kesatuan
menyajikan hasil
analisis, dan
menerima dasar
dan alasan memilih
bentuk negara
kesatuan bagi
Indonesia berdasar
pendapat-
pendapat para
tokoh pendiri
negara
12. Peserta didik
mengidentifikasi,
menyusun laporan,
dan menunjukkan
sikap dan perilaku
positif dalam
membangun
keutuhan NKRI dan
kerukunan bangsa
Mandiri
Membangun
keutuhan NKRI
9 JP
108 JP
3
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM MEKAR KRIDA
Elemen
TP 2024 2025
Kompetensi yang dituju
Hasil Telaah Capaian Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Alur Tujuan Pembelajaran
Materi
Assesme
Alokas
Sumber
n
i
Belajar
Waktu
1.
Menyimak
1. Memah
ami isi
teks
dari
media
yang
disamai
kan
guru
2. Menjel
askan
isi teks
3. Mencer
itakan
Kemba
li
Perspektif:
Menjelaskan sisi lain dari gagasan,
perasaan,
pandangan,
Interpretasi:
Memaknai sebuah
gagasan, perasaan, hasil karya dari berbagai jenis teks.
Aplikasi: Menggunakan keterampilan dari gagasan untuk bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara.
Empati:
Menaruh diri,
perasaan, dan penghargaan di
posisi orang lain
1.1
Menyimak
mengevaluasi dan mengkreasi
informasi berupa gagasan pikiran perasaan pandangan arahan atau pesan yang terkandung 1.2. Membaca dan mengevaluasi informasi berupa gagasan pikiran pandangan arahan atau pesan dari teks visual dan audio
visual untuk
menemukan
makna yang tersurat
dan
tersirat
1.3. Mengolah berbicara dan menyajikan gagasan pikiran pandangan arahan atau pesan
1.4. Menulis gagasan pikiran atau pandangan dalam teks anekdot untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan, kreatif
gagasan pikiran
yang terkandung
dan mengevaluasi LHO
arahan atau pesan
dari teks visual
Menerbitka
1.1 Menyimak
Teks
Pengetahua 4X45 1.Tim
mengevaluasi dan Laporan mengkreasi
informasi berupa Obsevasi
n
Edukatif
Hasil
(TGS, LS,
Kompeten
TLS)
Berbahasa
(LHO)
IndonesiaU
perasaan
1.
Keterampil
pandangan
an
isi
arahan atau pesan
Kebahasaa
(PROJEK)
1.2. Membaca
n teks
ntuk SMA/MA Kelas X, Penerbit
Erlangga,
2021
informasi berupa
2.
gagasan pikiran
menulis
pandangan
Teks LHO
2.Cerdas
3.
dan audio visual untuk
n Hasil
menemukan
makna
Media
yang tersurat
Cetak
dan tersirat
Maupun
Digital
Teks
Anekdot
1.
Menyim ak,
mengeva luasi, dan
Tulisan
Teks ke
dan
Cergas Berbahasa
dan
Bersastra Indonesial, Buku Siswa SMA Kelas
Kementrian Pendidikan, Kebudayaan ,Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia,
2021
3.Buku
Bahasa Indonesia lain yang relevan dan ber-isbn, 4.internet dan
sumber
belajar lainnya.
X.
1.3. Mengolah berbicara dan menyajikan gagasan pikiran pandangan arahan atau
pesan
1.4. Menulis gagasan pikiran atau pandangan dalam teks anekdot untuk
mengkre
asi
informas
berbagai tujuan
i dari teks
secara logis,
anekdot.
kritis, dan, kreatif
1.5.
Mengungkapkan
2.
Membac
a
mengide
secara lisan
ntifikasi
simpati,
makna
empati, peduli,
tersirat
perasaan dan
dalam
penghargaan
teks
1.5.
Mengungkapkan secara lisan simpati, empati, peduli, perasaan dan penghargaan secara kreatif
secara kreatif
anekdot.
3.
erbicara
dan
mempresen
tasikan
teks
anekdot.
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
Contoh Modul Ajar untuk Pembelajaran dalam Lingkup Kelas
Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran
Fase/semester
Dimensi
Alokasi Waktu
Tujuan Pembelajaran:
PKBM Mekar Krida
TP 2024 2025
Pancasila
E/gasal
Mandiri, kreatif, dan bernalar kritis
2 skk (3 x pertemuan (4 JP tatap muka dan 6 JP mandiri)
Peserta didik
mampu menganalisis
cara pandang
para pendiri
negara tentangrumusan
Pancasila sebagai
dasar negara;
Langkah Pembelajaran
Kegiatan Tatap Muka
Peserta didik melaksanakan asesmen awal
• Kontrak belajar dan tugas mandiri
Asesmen
Sumber Belajar
Sebagai bukti ketercapaian Modul mandiri tujuan, siswa dapat
menentukan:
Internet
Kegiatan Mandiri
• Peserta didik menghimpun informasi tentang perumusan Pancasila dari berbagai sumber;
·
Peserta didik mengidentifikasi cara pandang para pendiri
Negaratentang rumusan Pancasila
Peserta didik membuat mind mapping tentang cara pandangpara pendiri Negara tentang rumusan Pancasila;
1. Cara pandang pendiri
negara terhadap pancasila sebagai dasar
negara.
2. Hasil analisis cara
pandnag pendiri Negara
terhadap Pancasila sebagai dasar negara
Buku referensi yang relevan
Kegiatan Tatap Muka
• Peserta didik menjelaskan mind mapping
tentang peristiwa perumusan Pancasila
yang sudah dibuat;
Peserta didik mempresentasikan hasil
diskusi tentang cara pandang para pendiri
Negara tentang rumusan Pancasila
sebagai dasar Negara;
Peserta didik mendiskusikan dan
menyimpulkan hasil analisis tentang
pandangan para tokoh tentang rumusan Pancasila;
(Asesmen Awal, Formatif, Sumatif)
5
CS
cs Dipindai dengan CamScanner
KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN PKBM
MEKAR KRIDA
TP 2024 2025
Contoh Modul Ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
(Program Pemberdayaan dan Keterampilan
NamaProjek
Tema dan Topik Fase/Kelas/Semester Program Keterampilan Profil Pelajar Pancasila
Elemen
Sub Elemen
Modul Penguatan Profil Pelajar Pancasila Program Pemberdayaan dan
Keterampilan
: Pembiasaan bertani Organik untuk Gaya Hidup Berkelanjutan
: Gaya Hidup Berkelanjutan
: E/10/Gasal
: Pertanian Organik
Kreatif dan Mandiri
: Menghasilkan Karya yang orisinal
:Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya dengan menggunakan berbagai perspektif.
Capaian Pembelajaran Langkah Pembelajaran
Peserta Didik Mampu memahami definisi Pertanian Organik dan an Organik, Kemanfaatan jangka panjang pada
lingkungan dengan Pertanian
Organik, serta mampu memproduksi Sayuran Organik
1. Pertemuan Tatap muka : Tutor Menjelaskan Pengertian Organik dan an Organik. 2. Observasi Mandiri : Peserta didik diminta mencari sumber informasi tentang
kemanfaatan Pertanian Organik
3. Tutorial: Tutor dan Peserta didik bersama-sama
membuat media tanam
Organik, persemaian,
pemeliharaan dan Pemanenan
Asesmen
Sumber alokasi Belajar Waktu
Modul
Mandiri,
observasi
Internet,
3 SKK
dan Projek
dan
Penyuluh Pertanian
6
CS
cs Dipindai dengan CamScanner