Minggu, Oktober 18, 2026

Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) PKBM DHIYAUL AMIN

 

 

 

KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN

PKBM DHIYAUL AMIN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Nama Lembaga       : PKBM DHIYAUL AMIN

NPSN                            : P9999385

Alamat                         : JL. Pamangkih

                                     Desa Pamangkih,

                                  Kecamatan Labuan Amas Utara

                

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DINAS PENDIDIKAN

KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH

TAHUN 2023


REKOMENDASI KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN

HASIL SUPERVISI DAN PENDAMPINGAN PENYUSUN KSP

 

Setelah memeriksa dokumen kurikulum yang disusun oleh: Satuan Pendidikan : PKBM Dhiyaul Amin

Alamat                : Jl. Pamangkih, Desa Pamangkih Kecamatan Labuan Amas Utara

 

 

Dengan menggunakan instrument validasi/telaah Kurikulum Merdeka, bersama ini: Nama     : HJ. MAUIZATIL HASANAH, S.Ag

Jabatan        : Penilik Kesetaraan

 

Memberikan Rekomendasi Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) PKBM DHIYAUL AMIN tersebut:

·       Dapat direkomendasikan tanpa syarat

·       Dapat direkomedasikan dengan syarat untuk perbaikan/penyempurnaan

·       Belum dapat direkomendasikan Dengan alasan :

·       Semua unsur Kurikulum Merdeka terpenuhi dengan lengkap

·       Unsur Kurikulum Merdeka terpenuhi kurang lengkap

·       Unsur Kurikulum Merdeka tidak lengkap

 

Demikian pernyataan kami buat sebagai bahan pertimbangan/rekomendasi ditetapkannya kurikulum PKBM Dhiyaul Amin

 

 

 

 

Pamangkih, Juli 2023 Penilik Keseteraan,

 

 

Hj. Mauizatil Hasanah, S.Ag


HALAMAN PENGESAHAN

 

Dokumen kurikulum PKBM Dhiyaul Amin telah melalui verifikasi/validasi dan dinyatakan sah untuk diberlakukan pada Tahun Pelajaran 2023/2024 berdasarkan Surat Keputusan Kepala PKBM Dhiyaul Amin nomor : 03/PKBM DHIYAUL AMIN/VII/2023

 

 

Pamangkih, Juli 2023

Kepala,

 

 

 

H. Salamat Riadi

 

 

 

 

 

 

Mengetahui,

a.n Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamangkih Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan DIKMAS

 

 

 

 

 

Dra. Hj. Meldawati, M.M


KATA PENGANTAR

 

 

 

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas ijin-NYA dengan berbagai usaha kami dapat menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan PKBM Dhiyaul Amin. Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas ijin-NYA dengan berbagai usaha kami dapat menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan PKBM Dhiyaul Amin.kami berharap semoga kurikulum inidapat menjadi bahan acuan dalam pembelajaran Pendidikan Kesetaraan di PKBM Dhiyaul Amin.

 

Besar harapan kami akan terlaksananya kurikulum ini guna memberikan layanan maksimal bagi masyarakat akan pendidikan kesetaraan. Kami dengan senang hati menirima saran serta masukan guna kesempurnaan kurikulum ini

 

Pamangkih, Juli 2023

Kepala,

 

 

 

 

 

 

H. Salamat Riadi


DAFTAR ISI

REKOMENDASI KURIKULUM SATUAN PENDIDIKAN HASIL SUPERVISI DAN PENDAMPINGAN PENYUSUN KSP....................................................................... i

HALAMAN PENGESAHAN......................................................................................... ii

KATA PENGANTAR........................................................................................ iii

DAFTAR ISI........................................................................................ iv

BAB 1 PENDAHULUAN......................................................................................... 1

A.  Latar Belakang                                                                      1

B.  Karakteristik PKBM Dhiyaul Amin                                                                      2

BAB II VISI, MISI, TUJUAN......................................................................................... 6

A.  Visi PKBM Dhiyaul Amin                                                                      6

B.  Misi PKBM Dhiyaul Amin                                                                      6

C.  Tujuan PKBM Dhiyaul Amin                                                                      6

BAB III PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN......................................................................................... 7

A.  Pengorganisasian Pembelajaran Mata Pelajaran Kelompok Umum ..................

B.  Pengorganisasian Pembelajaran Program Pemberdayaan dan Program Ketrampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila    13

BAB IV PERENCANAAN PEMBELAJARAN....................................................................................... 17

A.  Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Satuan Pendidikan                                                                    17

B.  Rencana Pembelajaran Ruang Lingkup Kelas                                                                    21

BAB V EVALUASI, PENDAMPINGAN, DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL....................................................................................... 22

LAMPIRAN....................................................................................... 23


BAB I PENDAHULIUAN

 

 

A.     LATAR BELAKANG

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional, tujuan pendidikan dasar dan tujuan yang disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah serta satuan pendidikan dan peserta didik, oleh sebab itu kurikulum yang disusun oleh satuan pendidikan, memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada didaerah.

Kurikulum PKBM Dhiyaul Amin merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing komponen satuan pendidikan. Pengembangannya harus berdasarkan satuan pendidikan, potensi daerah atau karakteristik daerah, sosial budaya, masyarakat setempat dan peserta didik.

Dalam rangka antisipasi strategi yang dikembangkan oleh Pemerintah (Kementerian Pendidikan Nasional), maka kurikulum PKBM Dhiyaul Amin ini mengakomodasi dan mengintegralkan pendidikan yang berwawasan kesetaraan gender, pendidikan yang berwawasan kewirausahaan dan nilai-nilai pendidikan budaya karakter bangsa.

Nilai-nilai ini melingkupi dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai budaya sekolah. Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahun, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial dan lingkungan, serta tanggung jawab. Nilai-nilai melingkupi dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai budaya sekolah.

Berdasarkan latar belakang diatas maka PKBM Dhiyaul Amin perlu menyusun pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2023/2024.

Tujuan dari Kurikulum Merdeka Belajar di Indonesia adalah untuk memberikan kebebasan kepada guru dan sekolah dalam menentukan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan Peserta didik dan konteks lokal.Beberapa tujuan utamanya adalah:

1.       Meningkatkan Kualitas Pendidikan : Memastikan bahwa pendidikan                                                yang diberikan lebih relevan dan bermakna bagi Peserta didik.

2.       Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi: Mendorong guru dan siswa untuklebih kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar.

3.       Mengurangi Beban Administratif Guru**: Mengurangi beban administratif yang sering kali menghambat proses pengajaran danpembelajaran.

4.       Memfokuskan pada Pengembangan Karakter: Mengembangkan karakter dan


kompetensi siswa yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

5.       Menyesuaikan dengan Kebutuhan Lokal: Memberikan fleksibilitas bagisekolah untuk menyesuaikan kurikulum dengan konteks lokal dan kebutuhan komunitas setempat.

Dengan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di PKBM Dhiyaul Amin, diharapkan pendidikan di dapat lebih adaptif, inklusif, dan mampu mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.

 

Kombinasi Kurikulum Merdeka dan Pendidikan Kesetaraan

 

 

Pendidikan Kesetaraan Paket B Setara SMP danPaket C Setara SMA di PKBM DHIYAUL AMIN mengedepankan Pengembangan Karakter Peserta didik dengan pembelajaran yang mandiri, sesuai minat dan bakat, serta keterampilan tepat guna.

Memadukan perkembangan kurikulum terbaru dan fleksibelitas kurikulumpendidikan kesetaraan.

·       Apa itu Kurikulum Merdeka Belajar?

Merdeka Belajar adalah suatu pendekatan yang dilakukan supaya Peserta didik dan memilih pelajaran yang diminati. Hal ini dilakukan agar peserta didik bisa mengoptimalkan bakatnya dan bisa memberikan sumbangan yang palingbaik dalam berkarya bagi bangsa dan kehidupannya.

·       Apa itu Kurikulum Pendidikan Kesetaraan?

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan K13 Kesetaraan adalah kurikulum yang dirancang secara sistematis oleh satuan pendidikan kesetaraan dengan muatan umum dan khusus. Memberikan kemudahan, fleksibiltas dan kesesuai dengan kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat/peserta didik.PadaTahun Ajaran 2023/2024, Kurikulum Pendidikan Kesetaraan bersifat kontekstual dan fleksibel. Adaptasi kurikulum pendidikan kesetaraan dengan mengembangkan pembelajaran berbasis proyek untuk penguatan seperti profil pelajar pancasila di Formal, sedangkan di Nonformal system penerapanpembelajaran Berbasis Proyek Pemberdayaan yang telah dilakukan di PKBM Dhiyaul Amin. Pembelajaran berbasis proyek Pemberdayaan merupakan sebuah model pembelajaran dipandang sebagaimodel pembelajaran yang sangat sederhana dan baik digunakan untuk mengembangkan rasa percaya diri Peserta didik, untuk meningkatkan kemampuan, Pengetahuan dan wawasan ketrampilan agar mampu memecahkan masalah dan membiasakan peserta didik menggunakan kemampuan berpikir tinggi

 

B.     KARAKTERISTIK PKBM DHIYAUL AMIN

 

PKBM PKBM Dhiyaul Amin adalah Program Kesetaraan Pendidikan yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih, Program Kesetaraan Pendidikan Paket B atau SLTP, Program Kesetaraan Pendidikan Paket C atau SLTA

PKBM Dhiyaul Amin ini merupakan lembaga pendidikan nonformal yang di upayakan dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan untuk santri yang umumnya memiliki keterbatasan finansial untuk mengakses pendidikan formal. Kehadiran PKBM ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi anak-anak santri agar mendapatkan pendidikan yang layak dan setara di Pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih

PKBM Dhiya’ul Amin terletak di Desa Pamangkih Seberang Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan. Kecamatan Labuan Amas Utara dengan luas wilayah mencapai 161,81 km2 terbagi atas 16 desa dan memiliki jumlah penduduk 27.285 jiwa. Kecamatan Labuan Amas Utara dengan batas-batasnya sebagai berikut:

a. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Hulu Sungai Selatan

b. Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Labuan Amas Selatan

c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Hulu Sungai Selatan

d. Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Hulu Sungai Utara

Masyarakat di kecamatan Labuan Amas Utara masyoritas bekerja sebagai petani, pedagang ataupun pencari ikan di sungai dan danau. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat kecamatan Labuan Amas Utara dikenal sebagai masyarakat yang agamis dan menjunjung tinggi norma-norma keagamaan.

Seluruh penduduk di Kecamatan Labuan Amas Utara menganut agama Islam. Dan dengan mayoritas penduduk beragama Islam tersebut maka tempat ibadah serta pendidikan islam seperti podok pesantren dan majelis taklim tumbuh dan berkembang di berbagai tempat di Kecamatan Labuan Amas Utara, salah satunya yakni Pondok Pesantren Dhiyaul Amin

Pondok Pesantren Dhiyaul Amin dibawah pimpinan, Tuan Guru Ahmad Junaidi, Beliau adalah ulama Kharismatik dari Desa Pamangkih Kecamatan Labuan Amas Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Beliau adalah Muassis atau Pendiri Pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih Seberang dan Khodimul Majelis Rhaudhatul Ulum Al Mubarakah, Tuan Guru Ahmad Junaidi atau biasa di Panggil Guru Junai.

Dengan di adakanya pendidikan Kesetaraan ini anak anak santri atau anak-anak didik yang belajar di Pondok Pesantren Salafiyah; Pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih dapat mengakses pendidikan formal setara Pendidikan SLTP dan SLTA dengan PKBM ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kepada seluruh Santri yang sekolah di pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih, terutama yang kurang mampu, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mental, memberdayakan potensi Santri untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan budaya, menanamkan pendidikan karakter dan meningkatkan kemandirian, keberdayaan, dan inovasi dalam mencari informasi baru

Sebagai lembaga pendidikan nonformal, PKBM Dhiyaul Amin menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan untuk Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA). Kurikulum yang diterapkan di PKBM ini mengacu pada Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, dengan fleksibilitas dalam pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan Santri Pondok Pesantren Dhiyaul Amin.

Peserta didik PKBM Al Dhiyaul Amin tidak hanya mendapatkan pelajaran akademis, tetapi juga dibekali dengan keterampilan hidup dan Pendidikan Agama pondok Pesantren Salafiyah, Mayoritas Peserta didik tinggal di asrama yang disediakan oleh Pondok Pesantren, selain itu, PKBM Dhiyaul Amin berkolaborasi dengan berbagai pihak, serta lembaga pendidikan lain, guna memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Kemitraan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih luas kepada Para Peserta didik dan Pendidik serta Tenaga Kependidikan dan memperkaya metode pengajaran.

Dengan harapan mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap mengisi berbagai sektor di masyarakat, PKBM Dhiyaul Amin terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikannya, sejalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

1.  Karakteristik Peserta Didik

 

·       Peserta didik PKBM Dhiyaul Amin adalah Santri dan Santriah Pondok Pesantren Dhiyaul Amin

Tabel 1. Data Jumlah Peserta didik

 

DATA JUMLAH PESERTA DIDIK

PKBM DHIYAUL AMIN

JENJANG

KELAS

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

JUMLAH

PAKET B

KELAS VII

29

14

 

PAKET B

KELAS VIII

42

39

 

PAKET B

KELAS IX

 

 

 

 

71

43

114

 

PAKET C

KELAS X

17

14

 

PAKET C

KELAS XI

32

16

 

PAKET C

KELAS XII

 

 

 

 

49

30

79

JUMLAH

193

 


2.       Karakteristik Tenaga Kependidikan

·       Tutor PKBM Dhiyaul Amin berjumlah 14 orang.

·       Tutor laki-laki 11 orang dan 3 orang perempuan.

·       Linearitas kualifikasi tutor baru mencapai 90 %;

·       Dari segi pengalaman mengajar, Beberapa tutor memiliki pengalaman di satuan pendidikan formal dan nonformal;

·       Tutor tinggal tidak jauh dari lokasi satuan pendidikan

 

 

Tabel 2. Pendidik PKBM Dhiyaul Amin

 

NO

NAMA

L/p

JABATAN

01

H.Salamat Riadi

L

Kepala Sekolah

02

H. Asnuri, S.Pd

L

Tutor

03

Alfiannor

L

Tutor

04

Ardiani

L

Tutor

05

Mahfudz Amin Zadid

L

Tutor

06

Mahrita, S.Pd.I

P

Tutor

07

H. Muhammad Aserani,S.Pd

P

Tutor

08

Muhammad Humairah Baqir

L

Tutor

09

Sa’dillah

L

Tutor

10

Saripur Rizaly

L

Tutor

11

Abdul Majid, S,Pd.I

L

Tutor

3.   

 

 

4.       Karakteristik ekonomi, sosial, dan budaya

·        Mata pencaharian masyarakat sebagian besar adalah petani dan Nelayan selain itu ada juga buruh tani, buruh bangunan, karyawan, Pedagang dan sopir;

·        Masih rendahnya angka partisipasi sekolah di Lingkungan Pesantren untuk jenjang pendidikan menengah.

·        Masih rendahnya angka partisipasi sekolah di jenjang pendidikan menengah. Karena alasan ekonomi terjadi kerentanan putus sekolah, mereka lebih memilih bekerja ketimbang sekolah;

·        Gotong royong dan kekeluargaan masih menjadi tradisi yang hidup di masyarakat. Budaya gotongroyong dan kekeluargaan dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan masyarakat masih cukup kuat;

·        Di Lingkungan Pesantren yang menjunjung tinggi norma keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan


BAB II

VISI. MISI. TUJUAN

 

 

A.     Visi PKBM Dhiyaul Amin

 

Mengacu pada Tujuan Pendidikan Nasional PKBM Dhiyaul Amin memberikan layanan pendidikan di jalur non-formal sebagai salah satu bentuk layanan pendidikan.

Adapun visi PKBM Dhiyaul Amin adalah sebagai berikut:

 

“Menjadikan PKBM Dhiyaul Amin Sebagai Lembaga Pendidikan Swasta Islam berbasis pesantren Unggul dalam akademik,tangguh dalam karakter, cekatan dalam bekerja sebagai kader Umat dan Kader bangsa, bekerja secara profesional menuju masyarakat madani.

.”

 

B.     Misi PKBM Dhiyaul Amin

Sebagai penjabaran visi tersebut, maka disusun Misi PKBM Dhiyaul Amin sebagai berikut:

1.    Melaksanakan pendidikan, pengajaran dan pelatihan dengan memadukan sistem pendidikan nasional dan Sistem pendidikan pondok pesantren

2.    Menjadikan interkasi guru, siswa dan lingkungan sekitar sebagai lingkungan edukatif yang merupakan kawah candradimuka kader umat dan kader bangsa yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi berakhlakul karimah dan beramal sholeh yang siap bekerja secara professional.

3.    Dengan harapan mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap mengisi berbagai sektor di masyarakat, PKBM Dhiyaul Amin terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikannya, sejalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

4.    Membangun sarana dan prasarana pendidikan yang Representatif dan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk melahirkan lulusan yang siap bekerja profesional atau melanjutkan ke jenjang pendidikan akademik.

5.    Dengan harapan mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap mengisi berbagai sektor di masyarakat, PKBM Dhiyaul Amin terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikannya, sejalan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

C.     Tujuan PKBM Dhiyaul Amin

Sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkannya, keberadaan PKBM Dhiyaul Amin bertujuan untuk: PKBM Dhiyaul Amin, Pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih beberapa tujuannya adalah untuk:

a)    Memperluas kesempatan kepada seluruh Santri yang sekolah di pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih, terutama yang kurang mampu, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mental

b)    Memberdayakan potensi Santri untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial, ekonomi, dan budaya

c)    Menanamkan pendidikan karakter

d)    Meningkatkan kemandirian, keberdayaan, dan inovasi dalam mencari informasi baru

e)    PKBM Dhiyaul Amin ini merupakan lembaga pendidikan nonformal yang di upayakan dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi santri Pondok Pesantren Dhiyaul Amin Pamangkih



Motto ; Beriman, Bertaqwa, Berkarya, Berbakti dan Mengabdi

 

 


BAB III

PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN

 

 

A.     Pengorganisasian Pembelajaran Mata Pelajaran Kelompok Umum

 

Pengorganisasian pembelajaran pendidikan kesetaraan di PKBM Dhiyaul Amin dirancang untuk mencapai standar kompetensi lulusan pendidikan dasar dan menengah yang difokuskan pada persiapan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, menanamkan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dan penumbuhan kompetensi literasi dan numerasi pesertadidik agar dapat hidup mandiri dan untuk mengikuti pendidikan lebih lanjut. Pengorganisasian pembelajaran di PKBM Dhiyaul Amin dilakukan dengan mengatur pembelajaran muatan kurikulum Mata Pelajaran Kelompok Umum dan Pemberdayaan dan Keterampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila

Pengorganisasian pembelajaran dilakukan berdasarkan karakteristik PKBM Dhiyaul Amin. Pendekatan pembelajaran yang dilakukan melalui pendekatan mata pelajaran dan pendekatan sistem blok. Sistem blok yang dilaksanakan adalah sistem blok waktu yang gunakan dalam melaksanakan mata pelajaran di dalam tiap semester.

Beban belajar peserta didik nyatakan dalam Satuan Kredit Kompetensi (SKK). SKK merupakan bobot kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam mengikuti programpembelajaran pendidikan kesetaraan, baik melalui tatap muka, praktek keterampilan, dan/atau kegiatan mandiri. Satu SKK adalah satu satuan kompetensi yang dicapai melalui pembelajaran tatap muka atau tutorial atau mandiri, atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


1.    Pengorganisasian Pembelajaran Paket B

 

Berikut ini pengorganisasian pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket B di PKBM Dhiyaul Amin:

Tabel 3. Pengorganisasian Pembelajaran Paket B

 

 

 

 

 

 

No

 

 

 

 

 

 

Mata Pelajaran

 

 

Pendekatan Pembelajaran

Alokasi SKK Mata Pelajaran

Paket B (Fase D)

 

 

 

 

 

 

Jumlah SKK

 

 

MP

Integr asi

 

 

Blok

Kelas VII

Kelas VIII

 

 

Kelas IX

A. Kelompok Mata Pelajaran Umum

 

 

1

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

 

V

 

 

 

2

 

2

 

2

 

 

 

 

 

84

2

Pendidikan Pancasila

V

 

 

4

4

2

3

Bahasa Indonesia

V

 

 

4

4

4

4

Matematika

V

 

 

4

4

4

5

IPA

V

 

 

4

4

4

6

IPS

V

 

 

4

4

4

7

Bahasa Inggris

V

 

 

2

2

2

8

PJOK

V

 

 

3

3

2

9

Seni Budaya

V

 

 

2

2

2

Jumlah SKK

 

 

 

29

29

26

84

B. Pemberdayaan dan Keterampilan berbasis Profil Pelajar Pancasila

 

1

Pemberdayaan

 

V

 

4

4

3

20

2

Keterampilan

 

 

 

 

 

 

 

a.  Keterampilan BTA

 

V

 

3

3

3

 

C. Muatan Lokal

 

 

V

 

2

 

2

Jumlah SKK

 

 

 

36

38

32

106


2.    Pendidikan kesetaraan Paket C

 

Tabel 4. Struktur Kurikulum Paket C

 

Tahun Pelajaran 2023/2024 (Permendikbudristek No. 12 Tahun 2023)

 

 

 

 

 

No

 

 

 

 

Mata Pelajaran

 

 

Pendekatan Pembelajaran

Fase E

Fase F

 

 

 

 

Jumlah SKK

SKK

SKK

MP

Integras i

Blok

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

A. Kelompok Mata Pelajaran Umum

 

 

1

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

 

v

 

 

 

3

 

2

 

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

64

2

Pendidikan Pancasila

v

 

 

3

2

2

3

Bahasa Indonesia

v

 

 

4

2

2

4

Matematika

v

 

 

4

2

2

5

Bahasa Inggris

v

 

 

2

2

2

6

IPA (Fisika, Biologi, Kimia)

v

 

 

4

 

 

 

7

IPS (Sejarah, Ekonomi, Geografi,Sosiologi)

 

v

 

 

 

4

 

 

8

PJOK

 

 

v

4

2

2

9

Seni Budaya

v

 

 

4

2

2

10.

Sejarah

v

 

 

 

2

2

Jumlah SKK

 

 

 

32

32

 

B. Kelompok Mata Pelajaran Pilihan

 

1

Ekonomi

v

 

 

 

4

4

 

 

 

 

 

 

40

2

Geografi

v

 

 

 

4

4

3

Sosiologi

v

 

 

 

4

4

4

Informatika

v

 

 

 

4

4

5

Sejarah Tingkat Lanjut

v

 

 

 

4

4

Jumlah SKK

 

 

 

 

40

 


C. Pemberdayaan dan Keterampilan berbasis Profil Pelajar Pancasila

 

1

Pemberdayaan

 

V

 

4

4

 

2

Keterampilan

 

 

 

 

 

 

 

 

24

 

a.  Keterampilan BTA

 

V

 

4

4

 

 

 

 

 

 

 

D. Muatan Lokal

 

V

 

2

 

2

Jumlah SKK

 

 

 

42

80

122

 

 

Pembelajaran pendidikan kesetaraan dilaksanakan dalam bentuk tatap muka, tutorial, dan mandiri atau kombinasi secara proporsional dari ketiganya untuk semua mata pelajaran. Waktu belajar pendidikan kesetaraan di PKBM Dhiyaul Amin.

 

Tabel 11. Waktu pembelajaran

 

No

Program

Hari

Waktu

1.

Paket B

Jum’at, Sabtu, Minggu

09.00 – 22.00 WIB

2.

Paket C

Jum’at, Sabtu, Minggu

09.00 – 22.00 WIB

 

 

FLEKSIBEL BELAJARNYA

 

 

Metode Belajar Blanded Learning

Penggabungan Dua Kurikulum Pembelajaran dengan mengkombinasikan materi dan praktek di kehidupan sehari-hari, Berbagai macam variasi pembelajaran dilakukan dengan sistem modular dan sangat menunjang kemandirian, kekhasan dan keilmuan.


Kombinasi Belajar

Sebagai Satuan Pendidikan yang berkualitas dan bermartabat, PKBM Dhiyaul Amin menyelenggarakan pembelajaran sesuai dengan kurikulum pendidikan kesetaraan dan kurikulum K13 dengan mengkombinasikan belajar secara tatap muka langsung atau luring Penggabungan antara luring dan Mandiri dilakukan untuk memberikan kemudahan dan kesesuaian capaian pembelajaran bagi peserta didik, sehingga dapat belajar kapan saja dan dimana saja

 

Kombinasi Belajar Terstruktur dan Mandiri

Pembelajaran yang terstruktur melalui pemenuhan struktur kurikulum dan penggabungannya dengan pembelajaran mandiri, memberikan peserta didik keleluasaan untuk belajar baik secara kelompok ataupun secara mandiri. Modul pendidikan kesetaraan menjadi delivery system sehingga memudahkan pelaksanaan pembelajaran secara terstruktur dan mandiri. Hal ini dapat mendorong peserta didik untuk kreatif, inovatif dan mampu berkreasi dengan materi belajar sehingga sesuai degan kehidupannya sehari-hari. Dengan adanya kombinasi pembelajaran ini juga memberikan kesempata kepada peserta didik untuk belajar sesuai materi yang ingin ditekuninya dan menyesuaikan minat dan bakat nya.

 

Fleksibelitas Belajar

Pendidikan kesetaraan Paket B Setara SMP dan Paket C Setara SMA memang memberikan fleksibelitas tinggi dalam belajar, peserta didik dapat belajar dimana sajadan kapan saja. selain itu juga dapat belajar baik secara kelompok atau mandiri. Belajar dapat juga secara daring atau Mandiri Selain itu fleksibelitas belajar juga diberikan dengan menyesuaikan kebutuhan, kesibukan, keterpaduan dan kekhasan peserta didik dalam belajar, sehingga sagat fleksibel dengan gaya belajar peserta didik.

 

Kerjasama Orang Tua dan Lembaga

Peran orang tua/wali peserta didik sebagai agen pembelajaran utama dan pertama di keluarga sangat ditekankan, hal itu ditunjang dengan kerjasama yang baik antara orang tua/wali dengan PKBM Dhiyaul Amin, untuk bersama memberikan target, tujuan dan fokus pembelajaran.

Bahwa istilah dan karakteristik kurikulum K13 dan Menuju Kurikurulum merdeka memang hal baru bagi Kami di PKBM Dhiyaul Amin, Namun Justru implementasi Kumer Telah memfasilitasi model pembelajaran dari Karakteristik Pendidikan Nonformal yang sering di terapkan di PKBM Dhiyaul Amin.


Pembelajaran dilakukan atas dasar Identifikasi Kebutuhan Pembelajaran yang dijadikan Proyek pembelajaran dengan cara Mengkombinasihkan kurikulum merdeka dengan Kurikulum 2013, dengan memanfaatkan Potensi Kearifan lokal.dengan Tujuan Model pembelajaran mampu memicu peningkatan edukasi Karakter bertumbuh dari hasil pembelajaran Proyek yang telah dikenal di Jalur formal disebut Profil Pelajar Pancasila(P5).

 

Struktur Kurikulum

Paket B setara SMP

Paket B Tingkatan 3 (setara kelas VII-VII)  = 74 SKK Paket B Tingkatan 4 (setara kelas IX)                                       = 32 SKK Paket C setara SMA

Paket C Tingkatan 5 (setara kelas X-XI)                                                           = 42 SKK Paket C Tingkatan 6 (setara kelas XII)                                                               = 80 SKK MUATAN KURIKULUM 2013

 

B.     Pengorganisasian Pembelajaran Program Pemberdayaan dan Program Keterampilan Berbasis Profil Pelajar Pancasila

Kelompok pemberdayaan dan keterampilan berbasis profil Pelajar Pancasila mencakup keterampilan okupasional, fungsional, vokasional, sikap dan kepribadianprofesional, dan jiwa wirausaha mandiri yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pendidikan kesetaraan serta berbasis profil pelajar Pancasila. Pemberdayaan memuat kompetensi untuk menumbuhkan keberdayaan, harga diri, percaya diri, sehingga peserta didik mampu mandiri dan berkreasi dalam kehidupan bermasyarakat. Keterampilan diberikan sehingga peserta didik mampu melakukan aktualisasi kemandirian, otonomi, kebebasan, dan kreativitas dalam berkarya untuk mengisi ruang publik secara produktif.

Program pemberdayaan dan keterampilan dilaksanakan berbasis profil pelajar Pancasila yang merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 12 Tahun 2016. Gerakan Nasional Revolusi Mental. Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada TuhanYME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis,dan kreatif. Penguatan profil pelajar pancasila dilaksanakan pada kelompok mata pelajaran umum, dan pemberdayaan dan keterampilan.


Pada tahun pelajaran 2023/2024, profil pelajar Pancasila di PKBM Dhiyaul Amin menguatkan pada dimensi bergotong royong, mandiri, dan kreatif. Dimensi Gotong Royong merupakan Pelajar Indonesia memiliki kemampuan gotong-royong, yaitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama- sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan. Elemen kunci dari gotong royong adalah kolaborasi, kepedulian dan berbagi. Dimensi Mandiri adalah Pelajar Indonesia merupakan pelajar mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya. Elemen kunci dari mandiri terdiri dari kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi serta regulasi diri. Dimensi Kreatif merupakan pelajar yang kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, danberdampak. Elemen kunci kreatif adalah menghasilkan gagasan, karya dan tindakan yang orisinil.

 

Tabel. Pengorganisasian Pembelajaran Pemberdayaan dan Keterampilan Paket B

 

 

 

 

No

 

 

 

 

Program

Pendekatan Pembelajaran

 

Fase D

 

Mapel

Integr asi

Blok Waktu

Kelas VII

Kelas VIII

Kelas IX

1

Pemberdayaan

 

 

V

4

4

4

2

Keterampilan

 

 

 

 

 

 

 

a. Ketrampilan BTA  

 

 

V

3

3

3

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah SKK

 

 

 

21

 

 

Tabel. Pengorganisasian Pembelajaran Pemberdayaan dan Keterampilan Paket C

 

 

 

No

 

 

Program

Pendekatan

Pembelajaran

Fase E

Fase F

Mapel

Int e

gra si

Blo k

Wak tu

Kelas X

Kela sXI

Kela sXII

1

Pemberdayaan

 

 

V

8

4

4

2

Keterampilan

 

 

 

8

6

6

 

1.BTA

 

 

V

 

 

 

 

 

 

 

V

 

 

 

Jumlah SKK

16

20

 

Tema dan Alokasi Waktu Pembelajaran Projek

Tahun Pelajaran 2023/2024

 

 

Kelas

Tema Projek

Topik Projek Profil

PelajarPancasila

Waktu Pelaksanaa

n

Fase D

Gaya Hidup Berkelanjut an

Pengolahan makanan berbahan dasar lokal sesuai potensi daerah setempat dengan memperhatikan nilai

gizi,

Kelas VII sem 1

 

 

Pembuatan minuman sederhana sesuai resep dari bahan nabati berdasarkan potensi

daerah setempat

Kelas VII Sem 2

Fase E

Kewirausahaan

(tata boga / menjahit)

Modifikasi produk olahan Pangan Lokal / Modifikasi dan Kreasi Pakaian Batik Lokal

Kelas X Sem 1

 

Berekayasa dan Berteknologi Membangun NKRI.

(tata boga/menjahit)

Desain Kemasan Produk Olahan Pangan / Pakaian Batik Kulon Progo

Kelas X Sem 1

 

Gaya Hidup Berkelanjut an

Mitigasi Bencana Di Lingkungan Rumah atau Sekolah

Kelas X Sem 2


BAB IV

 

PERENCANAAN PEMBELAJARAN

 

Rencana pembelajaran disusun secara rutin untuk memetakan dan merencanakan proses pembelajaran secara rinci. Rencana pembelajaran terdiri dari Rencana Pembelajaran Ruang Lingkup Satuan Pendidikan dan Rencana Pembelajaran Ruang Lingkup Kelas yang disusun rutinsecara sederhana, aktual dan mudah dipahami untuk mencapai tujuan pembelajaran yang akan dicapai sehingga melalui rencananya seorang tutor bisa memastikan seluruh proses pembelajaranbisa efektif dan efisien.

 

A.     Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Satuan Pendidikan

Mengacu pada penyusunan alur tujuan pembelajaran, dalam ruang lingkup satuan pendidikan, perumusan dan penyusunan alur tujuan pembelajaran mata pelajaran berfungsi mengarahkan satuan pendidikan dalam merencanakan, mengimplementasi, dan mengevaluasi pembelajaran secara keseluruhan sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten, dan terukur. Alur Tujuan Pembelajaran dalam satu tahun, disusun dengan mengacu pada capaian pembelajaran, capaian elemen, cakupan atau kedalaman konten, asesmen yang akan dilakukan, dan sumber belajar, Alur pembelajaran mengurutkan tujuan-tujuan pembelajaran sesuaikebutuhan untuk mencapai Capaian Pembelajaran setiap Fase.

 

Berikut ini contoh penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur Tujuan Pembelajaran(ATP) pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Fase D.

 

Perencanaan Pembelajaran Ruang Lingkup Sekolah Nama Mapel                   : Pendidikan Pancasila

Fase                              : D

 

Elemen                          : Pancasila

 

 

Capaian Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran

ATP

1.    Peserta didik mampu menganalisis kronologis lahirnya Pancasila; mengkaji fungsi dan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, serta mengenal

Pancasila sebagai

1.    Peserta                           didik menjelaskan, menyajikan                 laporan, dan                menghargai

pros es perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara.

2.    Peserta

didi

k mengidentifikasi,

menyajikan laporan,

Kelas VII

1.   Peserta                       didik menjelaskan, menyajikan                laporan, dan              menghargai prosesperumusan dan penetapan                  Pancasila sebagai dasar negara.

2.   Peserta didik

mengidentifikasi, menyajikan laporan,


ideologi negara.

2.    Peserta didik memahami implementasi Pancasila dalam kehidupan bernegara dari masa ke masa.

3.    Peserta didik mampu mengidentifikasi hubungan Pancasila dengan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia; serta melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari- hari.

4.    Peserta didik mengidentifikasi kontribusi Pancasila sebagai pandangan hidup dalam menyelesaikan persoalan lokal dan global dengan menggunakan sudut pandang.

dan menghargai usulan konseprumusan dasar negara yang disampaikan para pendirinegara.

3.    Peserta didik menelaah, mempraktikan,

d an meneladani               sikap positif            para             pendiri bangsa                         dalam perumusan                      dan penetapan            Pancasila sebagai dasar negara.

4.    Peserta                          didik memahami                                   dan

memaparkan                           dan menghargai perbedaan konsep ideologi dalam sebuah negara

5.    Peserta                         didik menganalisis, menyajikan           laporan hasil           analisis                dan mendukung                 fungsi

Pancasila    sebagai

dasar                      negara, pandangan                          hidup bangsa dan ideologi negara

6.    Peserta                                  didik menganalisis, menyajikan                      laporan

hasil                      analisis penerapan,                           dan mengukung

Panca sila    sebagai         dasar negara,          pandangan hidup     bangsa            dan ideologi negara dalam kehidupan sehai-hari.

7.    Peserta                              didik menganalisis, menyajikan laporan dan menghargai implementasi Pancasila dalam                      kehidupan benegara   pada               masa awal kemerdekaan.

8.    Peserta                           didik menganalisis, menyajikan                   laporan, dan                menghargai implementasi Pancasila dalam                    kehidupan bernegara pada masa OrdeLama

9.    Peserta                didik

menganalisis, menyajikan                     laporan

danmenghargai usulan konsep rumusan dasar negara yang disampaikan para pendirinegara.

3.   Peserta didik menelaah, mempraktikan, dan meneladani sikap positif para pendiri bangsa dalam perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara.

 

Kelas VIII

4.   Peserta                        didik memahami                           dan

memaparkan                        dan menghargai perbedaan                     konsep ideologi dalam sebuah negara

5.    Peserta                       didik menganalisis, menyajikan           laporan hasil    analisis              dan mendukung               fungsi

Pancasila   sebagai

dasar                    negara, pandangan hidup bangsa dan ideologi negara

6.    Pesrta                                 didik menganalisis, menyajikan    laporan hasil                      analisis penerapan,                        dan mengukung Pancasila sebagai dasar negara, pandangan                          hidup bangsa dan                   ideologi negara                        dalam kehidupan sehai-hari.

Kelas IX

7.    Peserta              didik menganalisis, menyajikan             laporan dan                 menghargai implementasi Pancasila                  dalam kehidupan           benegara pada     masa              awal kemerdekaan.

8.    Peserta                       didik menganalisis, menyajikan              laporan, dan              menghargai implementasi


 

menghargai implementasi Pancasila dalam                  kehidupan bernegara pada masa Orde Baru.

Pancasila dalam kehidupan bernegara pada masa Orde Lama.

9. Peserta             didik menganalisis, menyajikan           laporan menghargai implementasi Pancasila                  dalam kehidupan bernegara pada           masa    Orde

Baru.

 

 

 

Berikut ini contoh penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP) pada Program Pemberdayaan Fase E

Capaian Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran

CP Elemen: Kesadaran Diri (A)

1.    Peserta didik mampu mengembangkan kemandiriandalam menyelesaikan permasalahan, mengkomunikasikan dan mempertahankan ide, inisiatif,serta gagasan yang dimiliki.

2.    Peserta didik juga mampu mengenali potensi, kekuatan dan kelemahan diri, memiliki rasa bangga terhadap capaian prestasinya.

3.    Peserta didik mampu memahami dinamika yang terjadi pada lingkungan dan menganalisispeluang

dan tantangan.

1.    Peserta didik mampu mengembangkan kemandirian dalam menyelesaikan permasalahan.

2.    Peserta didik mampu mengkomunikasikan dan mempertahankan ide, inisiatif, serta gagasan yang dimiliki.

3.    Peserta didik juga mampu mengenali potensi, kekuatan dan kelemahan diri.

4.    Peserta didik mampu memiliki rasa bangga terhadap capaian prestasinya.

5.    Peserta didik mampu memahami dinamika yang terjadi pada lingkungan.

CP Elemen: Harga Diri (B)

Peserta didik mulai memperlihatkan harga diri, kemampuan dalam mengatur diri sendiri, menunjukkan kompetensi dan optimisme dalam penyelesaianmasalah di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

1.    Peserta didik mampu membangun dan mulaimemperlihatkan harga diri.

2.    Peserta didik mampu menunjukkan kemampuandalam mengatur diri sendiri.

3.    Peserta didik mampu mengembangkan dan menunjukan kompetensi diri dalam penyelesaianpermasalahan di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

4.    Peserta didik mampu membangun dan menunjukan optimisme dalam

penyelesaian permasalahan di lingkungan keluarga, satuan


 

pendidikan, dan masyarakat.

CP Elemen; Kepercayaan Diri (C)

Peserta didik mengembangkan keyakinan diri, optimisme, kemandirian, motivasi dan aktualisasi diri. Peserta didik jugamampu memperlihatkan objektivitas dan berpikir rasional dalam memandang permasalahandi lingkungan keluarga, satuan pendidikan, dan di masyarakat.

1.    Peserta didik mampu mengembangkan keyakinan diri.

2.    Peserta didik mampu membangun optimismediri.

3.    Peserta didik mampu mengembangkan kemandirian.

4.    Peserta didik mampu mengembangkan motivasidiri.

5.    Peserta didik mampu mengembangkan aktualisasi diri.

6.    Peserta didik mampu membangun dan memperlihatkan objektivitas dalam memandang permasalahan di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, dan di masyarakat.

7.    Peserta didik mampu membangun dan memperlihatkan cara berfikir secara rasionaldalam memandang dan menyelesaikan permasalahan

di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, dan di masyarakat.

CP Elemen; Partisipasi Aktif (D)

Peserta didik mampu mengembangkan sikap perilaku sesuai nilai norma dan mengusulkan solusi atas permasalahan dan kendala yang terjadi di lingkungan alam, sosial,budaya, dan ekonomi di keluarga,satuan pendidikan, dan masyarakat.

1.    Peserta didik mampu mengembangkan sikap perilaku sesuai nilai dan norma di keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

2.    Peserta didik mampu mengusulkan solusi dan kendala atas permasalahan lingkungan alam, social, budaya dan ekonomi di keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.

CP Elemen; Akses terhadap Pengambilan Keputusan (E)

Peserta didik mampu mengembangkan ide, gagasan kreatif, saran yang membangun untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dengan mengoptimalkan ruang publik untuk mengembangkan budaya dan kearifan lokal di lingkungan satuan pendidikan dan masyarakat.

1.    Peserta didik mampu mengembangkan ide untukmengatasi permasalahan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan dan masyarakat.

2.    Peserta didik mampu mengembangkan gagasankreatif untuk mengatasi permasalahan yang terjadi lingkungan satuan pendidikan dan

masyarakat.

3.    Peserta didik mampu mengembangkan saran yang membangun untuk mengatasi permasalahanyang terjadi lingkungan satuan pendidikan dan

Masyarakat.


 

4. Peserta didik mampu mengembangkan budayadan kearifan local di lingkungan, satuan pendidikan dan masyaraka dengan optimalisasi

ruang publik

 

Tujuan pembelajaran pada program pemberdayaan tidak dibuat Alur Tujuan Pembelajaran, tetapidimasukan pada Alur Aktivitas pada pembelajaran Projek Profil Pelajar Pancasila.

 

B.     Rencana Pembelajaran Ruang Lingkup Kelas

Rencana pembelajaran ruang lingkup kelas berupa RPP/Modul Ajar yang memuat tujuanpembelajaran yang dikembangkan sesuai capaian pembelajaran dilengkapi proses asesmen sebagai bukti hasil belajar untuk mengukur indikator keberhasilan capaian pembelajaran. Modul Ajar Ruang Lingkup Kelas disusun dalam bentuk sederhana dengan keterbacaan yang baik yang memuat tiga poin utama dalam proses pembelajaran, yaitu tujuan pembelajaran, aktivitas atau kegiatan pembelajaran dan Asesmen/penilaian.

Tujuan pembelajaran merupakan penerjemahan capaian pembelajaran yang dapat terukur pencapaian dan keberhasilannya. Kegiatan pembelajaran disusun dalam langkah-langkah aktivitas peserta didik yang menarik dan menyiratkan model dan strategi pembelajaran yang kontekstual dan menarik sesuai diferensiasi karakteristik peserta didik serta mampu mengakomodir minat serta bakat peserta didik. Dalam kegiatan pembelajaran pun diintegrasikan penumbuhan dan penguatan Profil Pelajar Pancasila.


BAB V

 

Evaluasi, Pendampingan, dan Pengembangan Profesional

 

 

Evaluasi, Pendampingan, dan pengembangan professional bagi pendidikan kesetaraan PKBM Dhiyaul Amin dilakukan secara internal untuk memastikan pembelajaran berjalan sesuai rencanauntuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Evaluasi terhadap kurikulum ini dikelola secara bersamasama antara kepala PKBM, tutor dan tenaga administrasi. Pendampingan, dan pengembangan profesional dilakukan secara bertahap dan mandiri agar terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan di satuan pendidikan, sesuai dengan kemampuan satuan pendidikan. Aktivitas pendampingan dan pengembangan professional ditekankan pada prinsip reflektif dan pengembangan diri bagi tutor, serta menggunakan alat penilaian yang jelas dan terukur.


LAMPIRAN