RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
PEMBELAJARAN MENDALAM
A. IDENTITAS PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan: SMP Negeri 3 Sambelia
Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Fase/Kelas: D/VIII
Semester: Ganjil
Materi Pokok: Sistem Pencernaan pada Manusia
Alokasi Waktu: 3 JP (120 menit)
Tahun Pelajaran: 2026/2027
Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)
Pendekatan: Pembelajaran Mendalam
Metode: Diskusi, tanya jawab, pengamatan, presentasi, dan refleksi
B. IDENTIFIKASI PEMBELAJARAN
1. Identifikasi Murid
Murid telah mengenal beberapa organ tubuh manusia dan mengetahui bahwa makanan diperlukan untuk menghasilkan energi. Murid memiliki kebiasaan makan yang berbeda-beda sehingga pengalaman mereka dapat dijadikan titik awal pembelajaran.
2. Identifikasi Materi
Materi sistem pencernaan pada manusia mencakup:
- Organ-organ penyusun sistem pencernaan.
- Fungsi organ pencernaan.
- Proses pencernaan mekanis dan kimiawi.
- Peran enzim dalam pencernaan.
- Gangguan sistem pencernaan dan upaya menjaga kesehatannya.
3. Dimensi Profil Lulusan yang Dikembangkan
- Penalaran kritis.
- Komunikasi.
- Kolaborasi.
- Kemandirian.
- Kesehatan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran, murid diharapkan mampu:
1. Menyebutkan urutan organ pencernaan manusia dengan benar.
2. Menjelaskan fungsi organ-organ pencernaan manusia.
3. Membedakan proses pencernaan mekanis dan kimiawi disertai contoh.
4. Menganalisis hubungan kebiasaan makan dengan kesehatan sistem pencernaan berdasarkan informasi ilmiah.
5. Menyajikan hasil diskusi berupa diagram perjalanan makanan atau poster sederhana tentang sistem pencernaan.
6. Merefleksikan kebiasaan sehari-hari dan menentukan tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan pencernaan.
D. PEMAHAMAN BERMAKNA
Makanan yang dikonsumsi manusia mengalami proses pencernaan agar zat gizinya dapat diserap dan dimanfaatkan tubuh. Memahami sistem pencernaan membantu murid memilih kebiasaan makan yang lebih sehat dan menjaga fungsi organ tubuh.
E. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Mengapa makanan harus dicerna sebelum dapat dimanfaatkan tubuh?
2. Apa yang terjadi pada makanan sejak masuk ke mulut sampai dikeluarkan dari tubuh?
3. Mengapa kita perlu mengonsumsi makanan berserat dan minum air yang cukup?
4. Apa yang dapat terjadi jika kita memiliki kebiasaan makan yang kurang sehat?
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
1. Kegiatan Pendahuluan (15 menit)
- Guru memberi salam, mengajak murid berdoa, dan memeriksa kesiapan belajar.
- Guru menghubungkan materi dengan pengalaman sehari-hari, misalnya kebiasaan sarapan dan mengonsumsi sayuran.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik tentang perjalanan makanan di dalam tubuh.
- Murid menyampaikan pengetahuan awal berdasarkan pengalaman masing-masing.
Prinsip pembelajaran: Berkesadaran dan bermakna.
2. Kegiatan Inti (90 menit)
Tahap 1: Memahami (25 menit)
- Guru menyajikan gambar sistem pencernaan manusia.
- Murid mengamati gambar dan mengidentifikasi organ-organ pencernaan.
- Guru menjelaskan secara singkat urutan organ, fungsi organ, serta perbedaan pencernaan mekanis dan kimiawi.
- Murid membaca bahan ajar dan mencatat konsep penting.
- Guru mengajukan pertanyaan untuk memeriksa pemahaman murid.
Tahap 2: Mengaplikasikan (45 menit)
Guru menyajikan permasalahan berikut:
“Seorang murid sering melewatkan sarapan, jarang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, serta kurang minum air. Ia terkadang mengalami kesulitan buang air besar. Bagaimana sistem pencernaan bekerja, dan kebiasaan apa yang dapat diperbaiki?”
Kegiatan murid:
- Murid dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.
- Setiap kelompok mengidentifikasi masalah dalam kasus tersebut.
- Murid menyusun diagram perjalanan makanan melalui organ pencernaan.
- Murid menjelaskan fungsi organ dan proses yang terjadi pada setiap bagian.
- Murid mendiskusikan hubungan konsumsi serat, kecukupan cairan, aktivitas fisik, dan kesehatan pencernaan.
- Murid menyusun saran berdasarkan konsep IPA yang telah dipelajari.
- Setiap kelompok membuat diagram atau poster sederhana sebagai hasil diskusi.
Peran guru:
- Membimbing diskusi dan mengajukan pertanyaan pengarah.
- Memberikan kesempatan kepada semua murid untuk berpendapat.
- Meluruskan miskonsepsi tentang fungsi organ dan proses pencernaan.
- Memberikan bantuan sesuai kebutuhan belajar murid.
Tahap 3: Merefleksikan (20 menit)
- Kelompok mempresentasikan hasil diskusi secara singkat.
- Kelompok lain memberikan pertanyaan atau tanggapan.
- Guru bersama murid menyimpulkan konsep penting tentang sistem pencernaan.
- Murid menuliskan hal yang telah dipahami, hal yang masih membingungkan, dan satu kebiasaan sehat yang akan diupayakan.
- Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil belajar.
Prinsip pembelajaran: Bermakna dan menggembirakan.
3. Kegiatan Penutup (15 menit)
- Guru bersama murid menyimpulkan urutan organ, fungsi organ, dan proses pencernaan.
- Murid mengerjakan asesmen singkat secara individu.
- Guru menyampaikan apresiasi atas partisipasi murid.
- Guru memberikan tindak lanjut berupa pengamatan kebiasaan makan sehari-hari.
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Diagnostik
Dilaksanakan pada awal pembelajaran melalui tanya jawab.
Contoh pertanyaan:
- Organ apa yang pertama kali menerima makanan?
- Apa fungsi lambung?
- Mengapa tubuh memerlukan makanan?
Tujuan: Mengetahui pengetahuan awal murid dan menentukan bantuan belajar yang diperlukan.
2. Asesmen Formatif
Dilaksanakan selama proses pembelajaran melalui:
- Keaktifan dalam diskusi.
- Ketepatan diagram perjalanan makanan.
- Kemampuan menjelaskan fungsi organ.
- Kemampuan menghubungkan kebiasaan makan dengan kesehatan pencernaan.
- Kerja sama dan komunikasi kelompok.
3. Asesmen Sumatif
Murid menjawab pertanyaan berikut secara individu.
1. Tuliskan urutan organ pencernaan manusia dari mulut sampai anus.
2. Jelaskan dua fungsi lambung dalam proses pencernaan.
3. Apa perbedaan pencernaan mekanis dan kimiawi?
4. Mengapa usus halus berperan penting dalam penyerapan zat gizi?
5. Jelaskan tiga kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan beserta alasannya.
4. Rubrik Penilaian Produk Kelompok
Aspek yang dinilai:
- Ketepatan konsep IPA: skor 1–4.
- Kelengkapan informasi: skor 1–4.
- Kejelasan diagram atau poster: skor 1–4.
- Kerja sama dan komunikasi: skor 1–4.
Skor maksimal: 16.
Nilai akhir = (Skor perolehan ÷ 16) × 100.
Kriteria skor:
- 4 = Sangat baik.
- 3 = Baik.
- 2 = Cukup.
- 1 = Perlu bimbingan.
5. Tindak Lanjut
- Murid yang telah mencapai tujuan pembelajaran diberikan tugas pengayaan berupa analisis sederhana tentang peran enzim pencernaan.
- Murid yang belum mencapai tujuan pembelajaran diberikan penjelasan ulang menggunakan gambar organ, kartu urutan organ, dan pertanyaan bertahap.
- Guru menggunakan hasil asesmen untuk merencanakan pembelajaran berikutnya.
H. SUMBER DAN MEDIA BELAJAR
1. Buku IPA SMP/MTs Kelas VIII yang sesuai dengan kurikulum yang digunakan.
2. Gambar atau poster sistem pencernaan manusia.
3. LKPD tentang organ dan proses pencernaan.
4. Video edukasi tentang sistem pencernaan manusia.
5. Lingkungan dan pengalaman sehari-hari murid terkait kebiasaan makan.
6. Kertas, alat tulis, dan perangkat presentasi sederhana.
I. REFLEKSI GURU
Setelah pembelajaran, guru melakukan refleksi dengan pertanyaan berikut:
1. Apakah tujuan pembelajaran telah tercapai?
2. Apakah murid mampu menjelaskan konsep dengan kata-kata sendiri?
3. Apakah kegiatan diskusi membantu murid menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata?
4. Murid mana yang masih memerlukan pendampingan?
5. Apa yang perlu diperbaiki pada pembelajaran berikutnya?
J. REFLEKSI MURID
Murid melengkapi pernyataan berikut:
- Hari ini saya memahami bahwa ....
- Hal yang masih membingungkan bagi saya adalah ....
- Pengetahuan yang dapat saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah ....
- Kebiasaan yang ingin saya perbaiki untuk menjaga kesehatan pencernaan adalah ....
Sambelia, ......................... 2026
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran IPA
(...................................) (...................................)
NIP. ................................ NIP. ................................