Kamis, Oktober 22, 2026

Makam Kuburan Muslimin 40. Letak: Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

 Makam Kuburan Muslimin 40.

Letak: Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.
Mereka adalah orang-orang yang menjadi korban perang melawan penjajah Belanda di Kampung Lawahan tepatnya di Tatah Halayung pada tanggal 16 November 1859 M. Perang ini terjadi karena Belanda membalas serangan rakyat Lawahan di bawah pimpinan Sambang bin Datu Aling yang tergabung dalam pasukan Datu Aling ketika menyerang tambang batubara dan Benteng Oranje Nassau milik Belanda di Pengaron pada 28 April 1859 M.
Peperangan ini terjadi sangat dahsyat dan menimbulkan banyak korban. Rumah-rumah dan perkampungan semuanya habis dibakar oleh Belanda. Perang ini juga mengakibatkan Datu Aling dan anaknya yang bernama Galuh Saranti meninggal dunia. Konon di dalam makam ini dikuburkan 40 orang dalam satu liang lahat.