Kamis, Oktober 15, 2026

syekh Abu Hamid bin Mufti Haji Muhammad As'ad Al-Banjari adalah ulama terkemuka asal Martapura, Kalimantan Selatan, yang makamnya terletak di kawasan Pantai Ujung Pandaran, Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah

 Syekh Abu Hamid bin Mufti Haji Muhammad As'ad Al-Banjari adalah ulama terkemuka asal Martapura, Kalimantan Selatan, yang makamnya terletak di kawasan Pantai Ujung Pandaran, Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Makam beliau menjadi salah satu destinasi wisata religi terpenting di wilayah Kalimantan Tengah.

Silsilah dan Asal-Usul
Syekh Abu Hamid merupakan keturunan langsung dari ulama besar tanah Banjar, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kelampayan). Ibu dari Syekh Abu Hamid adalah Syarifah (putri Datu Kelampayan), dan ayahnya adalah Mufti Haji Muhammad As'ad.
Kisah Kedatangan ke Wilayah Sampit
Kehadiran Syekh Abu Hamid di pesisir Ujung Pandaran, Sampit, berkaitan dengan perjalanan dakwah serta Pelayaran antar-pulau pada masa lalu. Dalam riwayat tutur masyarakat setempat, beliau wafat dalam perjalanannya di perairan laut Kalimantan Tengah dan dimakamkan di pesisir Pantai Ujung Pandaran. Meskipun persinggahan beliau tergolong singkat, sosoknya sangat dihormati oleh ulama-ulama besar Kalimantan, termasuk Abah Guru Sekumpul (KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani) yang semasa hidupnya pernah berziarah secara khusus ke makam beliau.
Situs Religi dan Relokasi Makam
Kubah atau makam Syekh Abu Hamid awalnya berada sangat dekat dengan garis pantai. Akibat abrasi air laut yang parah di Pantai Ujung Pandaran, pemerintah daerah Kotawaringin Timur bekerja sama dengan keluarga serta zuriat (keturunan) beliau melakukan relokasi makam pada September 2021.
Kini, makam Syekh Abu Hamid berada di lokasi baru yang lebih aman dari abrasi dan telah dibangun sebagai cagar budaya serta destinasi wisata religi resmi Kabupaten Kotawaringin Timur. Tempat ini ramai dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Selatan.