Kamis, Juli 15, 2021

BIOGRAFI SINGKAT SANG FOUNDER SEMUT PEMBURU BERKAH, MUHAMMAD EDWAN ANSARI

 


SELAYANG PANDANG TENTANG BANG EDWAN ANSARI SANG RELAWAN KHADIMUL UMMAT &  FOUNDER SEMUT PEMBURU BERKAH

Muhammad Edwan Ansari

(Sekretaris Umum Khadimul Ummat Hulu Sungai Tengah)

Aku dilahirkan di sebuah Desa Kecil dengan pemandangan Rimbunnya pepohonan. dari seorang rahim wanita yang merawat dan membesarkanku dengan penuh kasih dan cinta ,yang selalu penuh inspirasi memotivasiku. Aku dibesarkan di lingkungan keluarga sederhana, bukan dari golongan priyai atau golongan ningrat & bukan Orang kaya. Tetapi itulah sebuah anugerah Tuhan yang begitu Indah, ditemani dengan saudara yang berjumlah 1 orang, dimana aku anak ke-1, dan merupakan sulung di dalam keluarga kecil kami. Untuk membekali dalam proses pencarian sebuah jati diri dan ilmu yang kelak akan menjadi tuntunan dalam menjalankan roda kehidupan dan dapat melaksanakan satu kewajiban sebagai seorang manusia yang dinobatkan menjadi Khalifah di muka bumi.


Diantara manusia yang selalu terjaga di tengah kesunyaian malam. Kini Hidup brsama seorang Istri yang tercinta dan seorang putra kami di kota dengan semboyan Bandung Van Borneo  & Murakata Sambil terus berusaha untuk terus berproses menjadi aku tanpa harus memasrahkan pada keadaan dan pada apapun yang tak sepatutnya manusia memasrahkan pada sesuatu yang haknya yakni Dia yang maha memberi kehidupan untuk kita semua sebagai makhluk-Nya. Di kota inilah arti tentang perjuangan, persahabatan, pengorbanan, komitmen, loyalitas dan segala bentuk yang telah aku kerjakan untuk aku pertanggunjawabkan bergelut dalam hidup yang terkadang orang mengatakan itu monoton dan menjemukan. Sebagai anak muda yang bergejolak dalam arus dinamika di Kehidupan dan Organisasi, Kami di ajarkan tentang Idealita dan Idealisme. Setiap kami berdebat tentang cita-cita Islam dan metodologi untuk mendaratkannya pada arus empiris, pada saat itu pula Idealita itu menabrak karang realitas. Cita-cita memang berdiam di wilayah in absracto, sementara kenyataan mewujud dalam ruang in concretto. Pada saat benturan itu terjadi, maka yang terlahir adalah protes dan kritik. Tentu tidak sekedar itu. Kami juga di ajarkan tentang jawaban alternatif tetapi terus terang, jawaban bagi kami belum menjadi hal yang utama, suatu waktu generasi saya akan melakukannya juga, Namun inilah proses anak muda yang haus akan sebuah makna dari kehidupan yang sesungguhnya. Makna yang coba digali sendiri dengan proses pergulatan antara rasa, perasaan yang berbaur menjadi satu dan bukan menurut siapa-siapa diluar atas pilihanya sebagai manusia yang terus berproses untuk tetap menjadi manusia pada porsinya. Dalam tinta proses memaknai hidup. Sembari berlari mengejar mimpi, aktifitas sehari aku isi dengan bergelut dengan para pencari, dalam ruang-ruang seminar dan diskusi, sembari menuliskan dalam tinta-tinta liar, dan berharap di kota kecil yang guyub dan dinamis ini. Riakan-riakan tinta liar ini dapat menjadi gelombang tinta yang mewujudkan dunia dengan penuh cinta dan damai dalam keridhaan Allah SW.T Aamin.  


Hidup Untuk Berproses dan Berproses Untuk Memaknai Hidup karna Berproses yang sesungguhnya adalah dengan beraktifitas, semuanya akan menjadi kenangan pada masanya, jalani dengan bumbu bersyukur dan lakukan dengan keikhlasan untuk berproses dalam kehidupan sampai pada kebahagian yang sesungguhnya Motto Bermanfaat Bagi Orang Lain”.


 Pengalaman Organisasi


- Osis SMAN 2 Barabai Sebagai KoorKabid Keagamaan tahun 2005


- BKPRMI Kecamatan Batang Alai Utara Sebagai Anggota tahun 2005-2010


 - Karang Taruna Tunas Jaya Di Desa Ilung Pasar Lama

- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Barabai Sebagai Ketua Kabid Pembinaan Anggota tahun 2009-2010


- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Al-Washliyah Sebagai Ketua Umum (Presiden Mahasiswa) 2010-2011


- Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Hulu Sungai Tengah Sebagai Wakil Sekretaris  II 2012-2015


- Eks Salah satu Pengurus Pemuda Pancasila Hulu Sungai Tengah 2017-2018


- Ketua Koordinator Gerakan Masyarakat Peduli Penyelamat Murakata (GEMPPUR)



- Founder Semut Pemburu Berkah 2019

-Sekretaris Umum Khadimul Ummat Hulu Sungai Tengah


- sampai sekarang dia masih aktif dalam berbagai forum diskusi dan training, pelatihan di berbagai kesempatan


Bermanfaat Bagi Orang Lain, Yakin Usaha Sampai  Dengan Bismillah Kami Yakin, Semoga Allah Melindungi, Meridhai, Meluruskan Ikhtiar Kami Jika Semua dengan Hati Nurani kami yakin orang akan mengerti dan paham akan arti perjuangan kami dan apa yang kami perjungkan


Kamu tak akan bisa hidup sendiri. Butuh bantuan orang lain. Pastikan bahwa mereka adalah orang yg dapat kamu andalkan dan terus berusahalah untuk bisa menebar manfaat untuk orang lain, Senyumlah, tinggalkan sedihmu. Bahagialah, lupakan takutmu. Sakit yg kamu rasa, tak setara dengan bahagia yg akan kamu dapat. Air mata tak selalu menunjukkan kesedihan, terkadang karena kita tertawa bahagia bersama sahabat terbaik kita. Terkadang, yg diinginkan sebenarnya tak dibutuhkan, sedangkan yg dibutuhkan tak bisa dimiliki. Tapi Tuhan, tahu apa yg terbaik.



Demikian sedikit Gambaran tentang Beliau Edwan Ansari


Penulis : Muhammad Saupi


Minggu, Juli 04, 2021

Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari

Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari



#EdwanAnsari

#RafliAnsari

#SemutPemburuBerkah

#GEMPUR

#CV.AnsariGrup


Present By Edwan Ansari

-Founder: Relawan Semut Pemburu Berkah

- Ketua LSM: GEMPUR 

(Gerakan Masyarakat Peduli Murakata)

- Owner: Rafli Ponsel & Rafli Toys

- CV. Ansari Grup

Editor: Rahimah 

Pimpinan Redaksi: Muhammad Edwan Ansari 

chip Owner: Muhammad Rafli Ansari

Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari

 Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari



#EdwanAnsari

#RafliAnsari

#SemutPemburuBerkah

#GEMPUR

#CV.AnsariGrup


Present By Edwan Ansari

-Founder: Relawan Semut Pemburu Berkah

- Ketua LSM: GEMPUR 

(Gerakan Masyarakat Peduli Murakata)

- Owner: Rafli Ponsel & Rafli Toys

- CV. Ansari Grup

Editor: Rahimah 

Pimpinan Redaksi: Muhammad Edwan Ansari 

chip Owner: Muhammad Rafli Ansari

Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari

Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari

Dokumentasi Kegiatan campuran



Present By Edwan Ansari

-Founder : Relawan Semut Pemburu Berkah

LSM : GEMPUR 

- Owner : Rafli Ponsel & Rafli Toys

- CV. Ansari Grup



Editor Rahimah 

Pimpinan Redaksi : Muhammad Edwan Ansari 

chip Owner : Muhammad Rafli Ansari

Minggu, Juni 27, 2021

Pedagang Kecil yang Mencari Nafkah Halal untuk Keluarga Kecilnya;

 jadi teringat kejadian subuh tadi 



Mungkin itulah dinamika dalam bajualan, kadang tatamu wilayah yang baik, baik dlm menyikapi dan menghadapi kami para pedagang


Kadang ada jua yg keras bahkan sampai kasar kata-kata kepada para pedagang yg berikhtiar mencari nafkah 


Hari ini ulun bertemu yg agak keras

dan sedikit arogan


Tp yg namanya kami ingin cari nafkah

Hal terbaik hanyalah diam dan mengalah

Tidak ingin memperbesar keadaan


Itulah lika liku mencari nafkah


sangka baik aja kalau ada yg langsung nge'gas 

mungkin sidin lelah, mungkin sidin kada b isi keluarga yg bedagang sperti kmi yg dimana ada peluang bauraklapak kmi jualan disana

Dimana ada peluang disitu ada ikhtiar kami

mungkin beliau blm pernah merasakan hal seperti kami


diantara beberapa pedagang kawan-kawan ulun itu ada diantara mereka yg anak istrinya berharap dari hasil dagangan suaminya, membeli seliter beras dan sedikit lauk


dalam dagangan mereka ada asa untuk keluarga, untuk sekolah anak mereka


Ah... tapi kadang memang ada yg menganggap kami orang-orang bodoh

Tetapi sebenarnya beberapa kawan2 pedagang ada yg alumnus pondok pesantren bahkan tak sedikit yg sarjana

tidak sekali ulun pribadi menemui orang-orang yang memperlakukan kami kadang kurang baik


Tetapi tidak sedikit orang-orang baik itu ada... Jauh lebih banyak orang-orang baik ketimbang sebaliknya


setelah beberapa bulan baru memulai usaha baru ini Ulun paham betul bagaimana kawan-kawan pedagang keliling di tempat hajatan, haul Akbar dan lainnya

puluhan bahkan ratusan kilometer ditempuh untuk sebuah harapan akan Ikhtiar menjemput rezeki Allah SWT


bagaimana silaturahmi sesama pedagang itu yg sangat baik, kebanyakan yang jualan di daerah HST ini sendiri adalah masyarakat Banua, mereka yg lahir di Banua, ganal di Banua dan mencari nafkah di Banua


Sekali lagi jika kami bertemu dengan orang-orang/oknum yg arogan, yg kasar kepada kami

Kami pasti akan diam lebih banyak mengucapkan kata maaf dan istighfar karena kami tau betul bahwa kami hadir bukan untuk mengganggu hajatan orang dll, tetapi kami hadir untuk mencari sesuap nasi untuk anak tukang istri kami


Kami tau betul daerah dan wilayah yg susah untuk kami mengelar dagangan, dimana orang-orang baik, dimana wilayag yg  ada oknum2 seperti preman yg suka minta uang, dimana ada oknum yg suka marah-marah dll


dari beberapa kejadian itu ingin rasanya melihat dari sudut pandang kami yg faqhir ini 

Apakah Anda termasuk orang yang memandang rendah, sinis, dan mencela orang yang berjualan ?Mengapa? Bukankah Allah telah menghalalkan jual beli? Tentu saja berjual beli untuk sesuatu yang halal dan dengan cara yang dicontohkan Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam...


Apakah pernah terpikir dalam benak Anda, ia berjualan demi mencari sesuap nasi untuk bertahan hidup diri dan keluarganya? Pernahkah terbersit dalam prasangka Anda, ia berdagang demi menjaga kehormatannya agar tidak sedikit pun menerima uluran tangan siapa pun untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya ataupun menjaga kehormatannya dari meminta-minta? Maka jangan pernah mencelanya, karena bisa jadi di hadapan Allah ia lebih mulia daripada orang yang mencelanya. Toh, saat ia berjualan pun tidak pernah merugikan Anda..!


Rasulullah bersabda,


مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَامُ كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ


"Tidak ada seseorang yang memakan satu makanan pun yang lebih baik dari makanan hasil usaha tangannya (bekerja) sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah Daud as. memakan makanan dari hasil usahanya sendiri." (HR. Bukhari)


أَنَّ دَاوُدَ النَّبِيَّ عَلَيْهِ السَّلَامُ كَانَ لَا يَأْكُلُ إِلَّا مِنْ عَمَلِ يَدِهِ

"Sungguh, Nabi Allah Daud as. tidak memakan makanan kecuali hasil usahanya (bekerja) sendiri." (HR. Bukhari)


 مَا كَسَبَ الرَّجُلُ كَسْبًا أَطْيَبَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَمَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى نَفْسِهِ وَأَهْلِهِ وَوَلَدِهِ وَخَادِمِهِ فَهُوَ صَدَقَةٌ


"Tidak ada yang lebih baik dari usaha seorang laki-laki kecuali dari hasil tangannya (bekerja) sendiri. Dan apa saja yang dinafkahkan oleh seorang laki-laki kepada diri, istri, anak dan pembantunya adalah sedekah." (HR. Ibnu Majah)


 "Sesungguhnya Nabi Musa as. mempekerjakan dirinya sebagai buruh selama delapan tahun atau sepuluh tahun untuk menjaga kehormatan dirinya dan untuk mendapatkan makanan (halal) bagi perutnya.” (HR. Ibnu Majah)


Jika Allah memberikan jalan bagi seseorang di antara kamu untuk memperoleh rezeki dari suatu arah, maka janganlah dia meninggalkannya sampai dia berubah atau hilang darinya." (HR. Ibnu Majah)


“Bukanlah tergolong orang yang terbaik di antara kamu, yaitu orang yang meninggalkan dunia untuk mengejar kebahagiaan akhirat. Juga tidak pula orang yang meninggalkan akhirat untuk mengejar kebahagiaan dunia. Yang terbaik adalah dia bisa mencapai kedua-duanya, sebab sesungguhnya dunia adalah sarana menuju kebahagiaan akhirat dan janganlah kamu sekalian menjadi orang yang memberatkan (beban) orang lain.” (HR. Ibnu Asakir)


Barangsiapa yang bekerja keras mencari nafkah untuk keluarganya, maka sama dengan pejuang dijaIan Allah Azza Wa Jalla". (HR. Ahmad)


"Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia, maka itu fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, maka itu fi sabilillah." (HR Thabrani)


Siapa saja pada malam hari bersusah payah dalam mencari rejeki yang halal, malam itu ia diampuni". (HR. Ibnu Asakir dari Anas)


"Siapa saja pada sore hari bersusah payah dalam bekerja, maka sore itu ia diampuni". (HR. Thabrani dan lbnu Abbas)


Kasarangan,  Minggu 27 Juni 2021

(Pedagang Kecil yang Mencari Nafkah Halal untuk Keluarga Kecilnya;

Muhammad Edwan Ansari, Spd.I ).

Sabtu, Mei 22, 2021

Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari

Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari















































































#Catatan Seorang Muhammad Edwan Ansari


#EdwanAnsari

#RafliAnsari

#SemutPemburuBerkah

#GEMPUR

#CV.AnsariGrup


Present By Edwan Ansari

-Founder: Relawan Semut Pemburu Berkah

- Ketua LSM: GEMPUR 

(Gerakan Masyarakat Peduli Murakata)

- Owner: Rafli Ponsel & Rafli Toys

- CV. Ansari Grup

Editor: Rahimah 

Pimpinan Redaksi: Muhammad Edwan Ansari 

chip Owner: Muhammad Rafli Ansari

Editor: Rahimah 

Pimpinan Redaksi : Muhammad Edwan Ansari 

chip Owner : Muhammad Rafli Ansari