Jumat, November 06, 2026

PERJALANAN BERBUAH PRESTASI, TUNTASKAN ToT BGTK 2026

 PERJALANAN BERBUAH PRESTASI, MUHAMAD EDWAN ANSARI TUNTASKAN ToT BGTK 2026


HULU SUNGAI TENGAH – Perjalanan panjang dalam meningkatkan kompetensi dan mengembangkan profesionalisme sebagai pendidik akhirnya membuahkan hasil. Muhamad Edwan Ansari, S.Pd.I, pendidik sekaligus Kepala PKBM Dhiyaul Amin, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, berhasil menuntaskan seluruh tahapan pelatihan Training of Trainer (ToT) Penguatan Fasilitator Kelompok Kerja Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan.

Pencapaian ini menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan pengembangan kompetensi dan pengabdian Muhamad Edwan Ansari di dunia pendidikan. Bukan sekadar mengikuti kegiatan pelatihan, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan kesungguhan, komitmen, kedisiplinan, serta semangat untuk terus belajar dan berkembang.

Setelah melalui berbagai tahapan yang harus diselesaikan, pada Oktober 2026 seluruh rangkaian program berhasil dituntaskan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya menambah pengalaman, tetapi juga membuka ruang untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kesiapan dalam mengambil bagian pada penguatan kapasitas pendidik.

Keikutsertaan Muhamad Edwan Ansari dalam program tersebut berdasa surat resmi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Surat Nomor 0649/B7.5/GT.01.00/2026 tentang Undangan Training of Trainer (ToT) Penguatan Fasilitator Kelompok Kerja Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Tahun 2026. dan SURAT TUGAS Nomor: 000.1.2.3/221/B.SMP/DIK/2026 Dinas Pendidikan kabupaten Hulu Sungai Tengah

Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pendidik dan calon fasilitator dalam mendukung transformasi pendidikan, khususnya melalui penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan pada Kelompok Kerja (KK).

Terdapat dua bidang utama yang menjadi fokus pengembangan dalam program ini, yaitu Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Kedua bidang tersebut memiliki peran penting dalam menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di era digital.

Menuntaskan Proses, Memperkuat Kompetensi

Mengikuti program pelatihan hingga seluruh tahapan selesai tentu membutuhkan kesungguhan dan tanggung jawab. Setiap proses menjadi kesempatan untuk memperluas pengetahuan, memperdalam pemahaman, meningkatkan keterampilan, sekaligus membangun kesiapan dalam menjalankan peran sebagai calon fasilitator.

Melalui materi Pembelajaran Mendalam, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menciptakan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada bagaimana peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang mendalam dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, materi Koding dan Kecerdasan Artifisial memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi, kemampuan berpikir komputasional, serta pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai salah satu sarana pendukung inovasi pembelajaran.

Bagi seorang pendidik, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dan perkembangan teknologi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Dunia pendidikan terus bergerak maju sehingga pendidik dituntut untuk senantiasa meningkatkan kompetensi dan memperbarui pengetahuan.

Dengan menuntaskan seluruh tahapan pelatihan pada Oktober 2026, Muhamad Edwan Ansari diharapkan semakin siap untuk mengembangkan kompetensi diri serta mengambil bagian dalam kegiatan penguatan dan fasilitasi Kelompok Kerja Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial.

Diperkuat dengan Sertifikat Pelatihan

Keberhasilan menyelesaikan program tersebut dibuktikan dengan diterbitkannya sertifikat pelatihan atas nama Muhamad Edwan Ansari, S.Pd.I.

Adapun identitas sertifikat tersebut sebagai berikut:

  • Nomor Sertifikat: 0273/B/B.B5/GT.02.00/2026.

  • Penerbit: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

  • Penandatangan: Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., selaku Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

  • Tempat penerbitan: Jakarta.

Selain sertifikat utama tersebut, terdapat pula sertifikat Struktur Program yang ditandatangani oleh Dr. Wasimin, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan.

Dokumen tersebut menjadi bagian dari bukti administrasi dan dokumentasi atas keikutsertaan serta penyelesaian program pengembangan kompetensi yang telah dijalani.

Membawa Semangat Perubahan bagi PKBM Dhiyaul Amin

Bagi keluarga besar PKBM Dhiyaul Amin, pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan kesetaraan.

Sebagai lembaga pendidikan nonformal yang menyelenggarakan Program Paket A, Paket B, dan Paket C, PKBM Dhiyaul Amin terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan warga belajar.

Peningkatan kompetensi pendidik merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan tujuan tersebut. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui program ToT diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pembelajaran, penguatan kapasitas tutor, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam di lingkungan PKBM.

Lebih dari itu, pengalaman ini diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Ilmu dan praktik baik yang diperoleh perlu dibagikan kepada sesama pendidik, tutor, serta komunitas pendidikan agar memberikan manfaat yang lebih luas.

Pendidikan nonformal memiliki kesempatan yang sama untuk terus berkembang, berinovasi, dan mengambil bagian dalam kemajuan pendidikan. Oleh karena itu, semangat belajar sepanjang hayat harus senantiasa menjadi bagian dari budaya pendidik.

Apresiasi dan Harapan

Keluarga besar PKBM Dhiyaul Amin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Muhamad Edwan Ansari, S.Pd.I atas keberhasilannya menuntaskan seluruh tahapan pelatihan Training of Trainer (ToT) Penguatan Fasilitator Kelompok Kerja Pembelajaran Mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial Tahun 2026.

Semoga pencapaian ini menjadi langkah baru untuk terus bertumbuh, memperluas pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan nonformal dan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, dan Indonesia.

Perjalanan ini menjadi pengingat bahwa setiap keberhasilan membutuhkan proses. Tidak semua pencapaian hadir dalam waktu singkat. Ada tahapan yang harus dilalui, ada tantangan yang harus dihadapi, dan ada kesungguhan yang harus terus dijaga.

Sebab, perjalanan seorang pendidik tidak berhenti ketika sebuah pelatihan berhasil dituntaskan atau sertifikat telah diperoleh. Justru di situlah tanggung jawab baru dimulai: mengamalkan ilmu, membagikan pengalaman, menginspirasi sesama, dan menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.

Karena sejatinya, keberhasilan seorang pendidik bukan hanya tentang seberapa tinggi ilmu yang telah dicapai, tetapi tentang seberapa besar ilmu tersebut dapat dibagikan dan memberikan manfaat bagi sesama.

Selamat dan sukses! Terus belajar, terus bertumbuh, terus berkarya, berbagi, dan menginspirasi.

Lahir dari cinta. Tumbuh dengan doa. Berkhidmah untuk umat.